PONOROGO - Sebuah usaha pengolahan kayu dan mebel di Jalan Makam Ndoro, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, ludes dilalap api pada Minggu siang. Besarnya kobaran api membuat petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hampir tiga jam untuk memadamkan api.
Kebakaran menghanguskan tempat usaha milik Harianto yang dipenuhi material mudah terbakar, seperti tumpukan kayu, mebel siap jual, hingga bahan kimia berupa thinner.
Berdasarkan informasi di lokasi, api pertama kali terlihat berasal dari area penyimpanan kayu. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melalap hampir seluruh bangunan beserta isinya.
Saat kejadian, tidak ada aktivitas di dalam lokasi usaha. Warga baru mengetahui kebakaran setelah melihat kepulan asap hitam membumbung tinggi dari area bangunan dan segera melaporkannya kepada petugas.
Baca Juga : Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ponorogo Coret Badan Jalan sebagai Bentuk Protes
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Namun, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat akses jalan menuju lokasi yang sempit serta terbatasnya pasokan air.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan petugas harus berjibaku selama hampir tiga jam hingga api benar-benar berhasil dipadamkan.
"Kami menerjunkan tiga unit mobil pemadam. Kendala di lapangan adalah akses jalan yang sempit dan pasokan air yang terbatas, sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama," ujar Bambang Supeno.
Baca Juga : Diisukan Ada Uang Pelicin SPMB, Komisi E DPRD Jatim dan Cabdindik Sidak SMAN 1 Ponorogo
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah yang kemudian merambat ke tumpukan kayu di area usaha.
"Dugaan sementara, api berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi yang kemudian menyambar tumpukan kayu. Karena banyak material yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar," jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan usaha beserta sejumlah peralatan produksi dan mebel siap jual hangus terbakar.
Baca Juga : Ular Sanca Kembang 2,5 Meter Terjepit Kandang Ayam Warga
Sementara itu, nilai kerugian materi akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas. Polisi bersama tim pemadam kebakaran juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Editor : JTV Madiun



















