TUBAN - Belasan siswa SMP di Kabupaten Tuban, dilarikan ke puskesmas usai menyantap menu makan bergizi gratis. Para siswa diduga mengalami reaksi alergi massal setelah mengonsumsi lauk ikan pindang. Guna mengetahui penyebab kejadian, tim medis tengah melakukan uji lab pada sempel makanan. Sebanyak 14 siswa SMP Negeri Satu Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, harus dilarikan ke puskesmas setempat, Selasa Sore. Mereka harus menjalani perawatan medis usai mengeluhkan mual, pusing, hingga muncul ruam merah dan gatal pada kulit.
Gejala ini dirasakan para siswa hanya bersalang satu jam setelah menyantap menu makan bergizi gratis, dengan lauk ikan pindang tepung, sayur asem, jagung, dan tempe bacem.
Pihak puskesmas Montong mencatat, gelombang pasien mulai berdatangan sejak pukul 12 Siang. awalnya hanya dua siswa yang mengeluh sakit, namun jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 14 anak pada Sore harinya.
Tak hanya siswa, seorang baby sitter bernama Dini, juga mengalami hal sama usai menyantap sisa makanan mbg milik anak majikannya yang duduk di bangku taman kanak-kanak. Menurutnya makanan tersebut masih enak dan tidak basi, namun selang satu jam ia merasakan panas diseluruh tubuhnya.
“Saya makan jam 3 Sore lebih, menunya ada ikan pindang pakai tepung terus sayur asem terus tempe bacem sama jeruk. Ngga, makanannya masi enak ngga basi Cuma ikan pindangnya cuma agak gatal gitu aja. Setelah makan baru kerasa sekitar satu jam an dari makan mbg itu, saya juga gaada alergi ikan dan sebelumnya juga pernah bekerja di perikanan makan ikan jenis apapun badannya mau. Harapannya untuk MBG/MPG penyelanggara program makan gratis ini ya semoga lebih teliti saja, diperbaiki, menjaga makanan yg dari ga bersih dan untuk ngecek gizinya yang baik supaya agar tetap aman semua yang mengkonsumsi.” Ucap Dini baby sister siswa penerima MBG
Pihak medis telah memberikan penanganan pertama dengan melakukan observasi obat antialergi. Hingga Selasa Sore, 13 siswa sudah dipulangkan ke rumah masing-masing, sementara Dini masih harus menjalani perawatan intensif.
“Kira-kira ada sebelas anak yang datang dengan gejala yang sama, yaitu juga ada yang timbul ramuan merah sama pusing dan sedikit agak mual, hamper semua gejalanya sama. Alhamdulillah kita tangani dengan pengobatan gejalanya semuanya Alhamdulillah membaik, tidak ada gejala-gejala yang lain. Hampir semuanya gejala sama, kalo kita total semuanya gejalanya ada 14 korban, yang 13 sudah kita pulangkan semuanya dalam kondisi baik, jikalau ada gejala Kembali bisa aja langsung datang ke puskesmas lagi untuk melakukan perawatan lanjutan. Untuk sementara ini hasil sampel makanan kita kirim ke Lab Kesda Insyallah besok hasilnya kita sampaikan ke Koramil/Kepolisian juga yang terkait oleh MBG. Menunya tadi nasi, sayur asem, sama ikan pindang dan buahnya jeruk. Alhamdulillah 13 anak sudah di pulangkan dalam keadaan baik dan kita sudah kasih obat semuanya, tinggal 1 ini yang masih kita observasi, mudah-mudahan kalua tidak apa-apa nanti kita pulangkan. Sementara ini untuk dugaan adalah alergi dari makanannya.” Ucap Basuni petugas medis Puskesmas Montong.
Guna mengetahui penyebab kejadian, kini pihak puskesmas telah mengirim sempel makanan siswa ke Lab Kesda Tuban. Petugas medis memperkirakan hasil lab akan muncul dalam 3 hari mendatang.
Editor : M Fakhrurrozi



















