Menu
Pencarian


Bulog Salurkan 3.600 Liter MinyaKita ke Dua Pasar Tradisional di Ngawi Setiap Pekan

JTV Madiun - Selasa, 21 Juli 2026 14:51
Bulog Salurkan 3.600 Liter MinyaKita ke Dua Pasar Tradisional di Ngawi Setiap Pekan
3600 liter minyakita didistribusikan ke pasar tradisional ngawi

NGAWI - Perum Bulog Cabang Madiun menyalurkan 3.600 liter MinyaKita setiap pekan ke dua pasar tradisional di Kabupaten Ngawi untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat terhadap minyak goreng rakyat tersebut. Distribusi dilakukan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi.

Penyaluran MinyaKita difokuskan ke Pasar Walikukun dan Pasar Besar Ngawi. Pasar Walikukun merupakan pasar yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), sedangkan Pasar Besar Ngawi terdaftar dalam Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo).

Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun, Agung Sarianto, mengatakan tingginya permintaan MinyaKita di Ngawi menjadi dasar penyaluran rutin setiap pekan.

"Setiap pekan kami menyalurkan total 3.600 liter MinyaKita ke dua pasar tradisional di Kabupaten Ngawi. Masing-masing pasar memperoleh alokasi 1.800 liter yang didistribusikan kepada delapan hingga sebelas pedagang agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ujar Agung Sarianto.

Baca Juga :   Bulog Salurkan 3.600 Liter MinyaKita ke Dua Pasar Tradisional di Ngawi Setiap Pekan

Bulog menjual MinyaKita kepada pedagang dengan harga Rp14.500 per liter. Selanjutnya, para pedagang diwajibkan menjual kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Niaga DPPTK Kabupaten Ngawi, Susana, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan permintaan masyarakat terhadap MinyaKita masih cukup tinggi. Oleh karena itu, distribusi secara rutin dinilai penting untuk menjaga pasokan tetap tersedia di pasar.

"Berdasarkan hasil pemantauan, kebutuhan masyarakat terhadap MinyaKita di Kabupaten Ngawi masih tinggi. Karena itu, distribusi dari Bulog dilakukan secara rutin setiap minggu agar stok di pasar tetap tersedia dan masyarakat dapat memperoleh MinyaKita sesuai harga yang telah ditetapkan," kata Susana.

Baca Juga :   Truk Tabrak Sepeda Motor hingga Terbakar di Ngawi, Pengendara Tewas di Tempat

DPPTK Ngawi bersama Bulog juga terus melakukan pemantauan terhadap stok dan harga MinyaKita di pasar tradisional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga.

Sebelumnya, harga MinyaKita di sejumlah daerah sempat dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Dengan distribusi yang dilakukan secara rutin, pemerintah berharap ketersediaan stok tetap terjaga sehingga harga MinyaKita di pasaran dapat lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.