Menu
Pencarian


BPBD Prediksi Musim Kemarau Berlangsung hingga November, Ratusan Warga Ngawi Krisis Air Bersih

JTV Madiun - Senin, 10 Agustus 2026 15:56
BPBD Prediksi Musim Kemarau Berlangsung hingga November, Ratusan Warga Ngawi Krisis Air Bersih
BPBD Prediksi Musim Kemarau Berlangsung hingga November, Ratusan Warga Ngawi Krisis Air Bersih

NGAWI - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Ngawi menyebabkan ratusan warga mengalami krisis air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi hingga kini masih melakukan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Tercatat sebanyak 9 desa di empat kecamatan mengalami kesulitan air bersih. Jumlah warga terdampak mencapai sekitar 392 kepala keluarga (KK).

Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yuda Putra, mengatakan distribusi air bersih dilakukan setiap hari bersama Palang Merah Indonesia (PMI). Setidaknya dua tangki air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

"Setiap hari bersama PMI kami melakukan dropping dua tangki air dengan kapasitas 5.000 liter. Hingga saat ini kurang lebih sudah 80 ribu liter air bersih yang kami distribusikan," ujar Prila.

Baca Juga :   Jatim Siaga Kemarau Panjang, Konservasi Air Jadi Perhatian Bersama

Menurutnya, kondisi kekeringan diperkirakan masih akan berlangsung hingga November mendatang. Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih untuk segera melapor agar dapat memperoleh bantuan distribusi air.

Selain penanganan jangka pendek melalui dropping air, BPBD bersama TNI dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Ngawi juga melakukan upaya penanganan jangka panjang.

Salah satunya dengan menggali potensi sumber air melalui survei geolistrik untuk menentukan lokasi yang memungkinkan dibangun sumur bor.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi wilayah yang setiap tahun mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau.

Sementara untuk menjaga ketersediaan sumber air dalam jangka panjang, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan penghijauan dengan menanam pohon di kawasan hutan maupun daerah resapan air.

BPBD Ngawi memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat warga yang terdampak kekeringan. Pemerintah juga terus mencari solusi permanen agar persoalan krisis air bersih tidak terus berulang setiap musim kemarau.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.