Menu
Pencarian


Pemkab Ngawi Alokasikan Rp3,4 Miliar Bangun Akses Jalan Menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi

Ito Wahyu - Senin, 10 Agustus 2026 14:29
Pemkab Ngawi Alokasikan Rp3,4 Miliar Bangun Akses Jalan Menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi
Bangunan Sekolah Rakyat terintegrasi yang berada di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Senin (10/8/2026). (Foto: Istimewa)

NGAWI - Dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026, Pemkab Ngawi bakal mengalokasikan dana sebesar Rp3,4 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan akses menuju Sekolah Rakyat terintegrasi pada hari Senin (10/8/2026). Langkah strategis ini diambil guna memastikan kelancaran mobilitas serta kenyamanan para siswa dan tenaga pendidik yang nantinya akan beraktivitas di lingkungan sekolah tersebut, sehingga proses kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal tanpa terkendala kondisi jalan yang rusak atau sempit.

"Baik. Jadi, terkait dengan akses jalan sekolah rakyat, direncanakan akan dibangun di perubahan. Di awal perencanaan setelah didetailkan, lebarnya menjadi 5 meter plus drainase dan panjang mencapai 900 meter menggunakan rigid beton," ujar Maftuh Affandi.

Pemkab Ngawi melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) bakal melakukan pembangunan akses jalan menuju Sekolah Rakyat terintegrasi yang ada di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. Total panjang jalan yang dibangun nanti hingga 900 meter dan lebar 5 meter. Kepala DPRKP Ngawi, Maftuh Affandi, mengatakan tahap awal direncanakan panjang jalan hanya sekitar 450 meter dan lebar 3 meter.

Selanjutnya dilakukan pendetelan maka panjang dan lebar bertambah menjadi 900 meter dan lebar 5 meter, termasuk untuk kebutuhan saluran drainase. Dalam pembangunan menggunakan rigid beton dan drainase uditch, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp3,4 miliar melalui P-APBD.

Baca Juga :   Ngawi Siapkan Program Air Minum Gratis 2027, DPRKP Mulai Kajian Teknis di Enam Kecamatan

"Untuk anggaran yang kita rencanakan kurang lebih totalnya 3,4 miliar dari Perubahan APBD," tambahnya.

Maftuh menambahkan diperkirakan pelaksanaan pembangunan bisa dimulai sekitar bulan Oktober dan selesai akhir November untuk memudahkan akses jalan menuju sekolah. Sementara itu, tahapan persiapan operasional juga telah dilakukan seperti cek kesehatan gratis dan pelaksanaan MPLS.

"Target kegiatan dilaksanakan di APBD Perubahan bulan Oktober dan selesai paling lama November. Tanpa pembebasan lahan karena kondisi existing di lapangan sudah dicek minimal 5 meter," pungkas Affandi.

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.