SURABAYA - BPBD Provinsi Jawa Timur menunjukkan kepedulian nyata terhadap keselamatan para relawan dengan menggelar pemeriksaan kesehatan massal di Kantor BPBD Jatim pada Senin (24/8/2026). Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi strategis antara BPBD Jatim bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Chiba Institute of Science (CIS) Jepang.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para relawan yang selama ini selalu menjadi garda terdepan dalam setiap upaya penanggulangan bencana di berbagai wilayah. Sebanyak 200 relawan kebencanaan dari seluruh penjuru Jawa Timur tercatat mengikuti rangkaian cek kesehatan ini.
Mengingat tingginya intensitas tugas di lapangan, pemeriksaan medis ini mencakup berbagai evaluasi fisik menyeluruh untuk memastikan kondisi tubuh para relawan tetap prima. Peran relawan sangat krusial, terutama dalam menghadapi berbagai situasi darurat seperti penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta misi kemanusiaan penanganan dampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur yang saat ini masih terus berlangsung.
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menyampaikan pentingnya kegiatan ini melalui sebuah pernyataan mengenai perlunya pemantauan rutin bagi para petugas.
"Karena potensi bencana di Jatim sangat beragam, di samping itu aktivitas para relawan di lapangan juga cukup berisiko dengan berbagai faktor, termasuk kelelahan," ujar Gatot Soebroto.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi terbaik bagi kesehatan fisik para relawan ke depannya.
"Dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini akan bisa membantu para relawan, agar kesehatannya tetap terjaga karena relawan bencana kerap kali kurang memperhatikan kesehatan, karena kurangnya waktu istirahat, terlambat makan dan beban aktivitas yang berlebihan," pungkasnya.
Pelaksanaan kegiatan cek kesehatan relawan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Koordinator CIS Jepang, Prof. Ryo Tanaka, serta Peneliti Utama BRIN, Prof. Ma Mun Nuryana. Kehadiran para pakar ini menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga dan internasional dalam memperhatikan kesejahteraan tenaga relawan.
Editor : Iwan Iwe



















