Menu
Pencarian


Belasan Emak-emak Gruduk Rumah Terduga Bandar Arisan Bodong, Kerugian Ditaksir Rp 10 Miliar

JTV Kediri - Jumat, 26 Juni 2026 16:00
Belasan Emak-emak Gruduk Rumah Terduga Bandar Arisan Bodong, Kerugian Ditaksir Rp 10 Miliar
Belasan ibu rumah tangga datangi rumah seorang perempuan YM di Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. (Foto : Muhammad Zainurofi)

KEDIRI - Belasan ibu rumah tangga mendatangi rumah seorang perempuan berinisial YM alias Yesi Maharani di Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas dugaan penipuan arisan online yang menyebabkan puluhan peserta mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Aksi tersebut dilakukan setelah para korban mengaku tak lagi menerima pembayaran arisan sesuai kesepakatan. Selain mendatangi rumah terduga pelaku, mereka juga mengunggah flyer bernada sindiran di media sosial bertuliskan, "Turut berduka cita atas hilangnya uang kami yang dibawa kabur orang dengan inisial YM."

Para korban turut membawa bukti transfer yang diduga dikirimkan kepada terlapor. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 35 orang yang menjadi korban dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 10 miliar.

Awalnya rumah terduga pelaku dalam kondisi tertutup. Namun setelah mendapat pengawalan dari kepolisian, para korban dipersilakan masuk untuk melakukan mediasi.

Baca Juga :   46 Kasus Narkoba Diungkap dalam Dua Bulan, Polres Kediri Sita 2,4 Juta Pil Double L

Sayangnya, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. Aparat kemudian membawa Yesi Maharani ke Polres Kediri guna menjalani penanganan lebih lanjut.

Salah seorang korban, Sinta, mengungkapkan arisan tersebut telah berjalan sekitar dua tahun. Menurutnya, pelaku menawarkan berbagai nominal arisan, mulai Rp 9 juta, Rp 15 juta, hingga Rp 35 juta, yang diikuti banyak peserta karena pembayaran sebelumnya berjalan lancar.

"Awalnya lancar, sehingga banyak yang ikut. Namun belakangan pembayaran mulai macet hingga akhirnya tidak ada kejelasan," ungkapnya.

Baca Juga :   Jembatan Merah Putih Presisi Kembali Dibuka, Jalan Alternatif Kediri–Jombang Lancar Lagi

Kapolsek Kandat Iptu Abdul Aziz membenarkan bahwa perempuan yang diamankan merupakan istri seorang anggota kepolisian. Menurutnya, langkah pengamanan dilakukan setelah mediasi antara kedua belah pihak tidak menemukan titik temu.

"Karena mediasi tidak mencapai kesepakatan, yang bersangkutan kami amankan ke Polres Kediri untuk penanganan lebih lanjut," jelas Abdul Aziz.

Para korban berharap uang mereka dapat dikembalikan. Mereka juga menegaskan akan menempuh jalur hukum dengan membuat laporan pidana apabila terduga pelaku tidak menunjukkan itikad baik untuk mengganti kerugian yang dialami para peserta arisan. (Muhammad Zainurofi)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.