Menu
Pencarian

Asosiasi Peternak Usul Penyaluran Telur MBG Lewat Koperasi

JTV Madiun - Jumat, 5 Juni 2026 15:37
Asosiasi Peternak Usul Penyaluran Telur MBG Lewat Koperasi
Harga telur

MAGETAN - Anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak masih menjadi keluhan pelaku usaha peternakan di Kabupaten Magetan. Di tengah harapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menyerap produksi telur lokal, para peternak mengusulkan agar penyaluran kebutuhan telur dilakukan melalui koperasi atau asosiasi peternak.

Ketua Pinsar Petelur Nasional Kabupaten Magetan, Surohman, mengatakan harga telur di tingkat peternak saat ini masih berada di bawah harga acuan pemerintah.

Menurutnya, harga telur ayam ras di tingkat peternak hanya berkisar antara Rp19 ribu hingga Rp21 ribu per kilogram. Angka tersebut masih jauh di bawah harga acuan yang mencapai sekitar Rp22.800 per kilogram.

“Harga telur di tingkat peternak saat ini masih berada di bawah harga acuan. Kondisi ini membuat margin keuntungan peternak sangat tipis, bahkan sebagian mengalami kerugian,” ujar Surohman.

Baca Juga :   Sehari Usai Dicopot, Tiga Eks Petinggi BGN Ditahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi MBG

Surohman menjelaskan, penurunan harga terjadi akibat melimpahnya pasokan telur di pasaran yang tidak diimbangi dengan peningkatan daya serap. Para peternak sebenarnya berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan permintaan telur.

Meski pemerintah telah menetapkan menu telur sebanyak tiga kali dalam sepekan pada program MBG, pihaknya mengaku belum dapat mengukur secara pasti seberapa besar produksi telur peternak lokal yang terserap oleh program tersebut.

Menurutnya, pembelian telur untuk kebutuhan MBG diduga masih dilakukan secara perorangan sehingga data penyerapan belum terkonsolidasi dengan baik. Akibatnya, manfaat program bagi peternak lokal belum dapat dipantau secara jelas.

Baca Juga :   Cuma di favehotel Rungkut Surabaya! Makan Siang AYCE Mulai Rp80 Ribu Kini Bisa Sekalian Main Billiard Bareng Genks

“Kami belum bisa mengetahui secara pasti berapa banyak telur peternak lokal yang terserap oleh program MBG karena mekanisme pembeliannya belum terdata secara terpusat,” tambahnya.

Karena itu, Pinsar Petelur Nasional Kabupaten Magetan mengusulkan agar kebutuhan telur untuk Program Makan Bergizi Gratis disalurkan melalui koperasi maupun asosiasi peternak. Skema tersebut dinilai dapat memudahkan pendataan sekaligus memastikan produksi peternak lokal menjadi prioritas dalam rantai pasok program pemerintah.

Selain meningkatkan transparansi penyerapan produksi, mekanisme melalui koperasi juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih merata bagi peternak telur di Kabupaten Magetan.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.