LUMAJANG - 
Banyak warga berbondong-bondong ke lokasi terdampak bencana erupsi semeru. Dinas kesehatan lumajang, mengingatkan warga untuk menjaga diri, serta menjauhi lokasi terdampak paparan abu vulkanik gunung semeru terlebih pada sungai aliran lahar yang rawan adanya letusan sekunder. Abu vulkanik dapat menyebabkan cidera atau infeksi saluran pernafasan.
Sejumlah warga, nampak asik merekam proses terjadinya letusan sekunder di aliran sungai regoyo, desa sumberwuluh kecamatan candipuro lumajang. Padahal letusan itu menghasilkan kolom asap yang membawa material abu vulkanik.
Bahkan saat terjadinya letusan sekunder, akses jalur penghubung lumajang malang , secara otomatis terjadi hujan abu dengan intensitas ringan hingga lebat.
Wilayah setempat serta sejumlah titik lainnya yang terdampak erupsi semeru 19 november lalu, menjadi daya tarik serta mengundang rasa penasaran masyarakat luas .
Sementara itu dinas kesehatan lumajang, menghimbau warga untuk waspada dan hati-hati serta menjauhi lokasi terdampak bencana, selain karena aktivitas semeru masih tinggi, abu vulkanik di lokasi terdampak juga masih tebal.
Abu vulkanik secara medis dapat menyebabkan gangguan kesehatan , terutama pernafasan dan gangguan penglihatan, bahkan jika terpapar terlalu banyak , maka bisa menyebabkan cidera atau luka pernafasan secara serius.
Selain itu petugas kesehatan menghimbau warga yang melewati jalur penghubung lumajang malang via piket nol , agar menggunakan masker lantaran paparan abu vulkanik masih tinggi.
Editor : JTV Jember



















