MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah Kota Madiun menyelenggarakan bimbingan manasik haji bagi jemaah haji reguler tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 226 jemaah haji sebagai bekal persiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Bimbingan manasik haji digelar secara terencana, terstruktur, terukur, dan terpadu guna meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan jemaah dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji. Melalui manasik ini, jemaah diharapkan mampu melaksanakan ibadah secara mandiri tanpa bergantung sepenuhnya pada petugas.
Dalam kegiatan tersebut, jemaah mendapatkan pembekalan materi yang terintegrasi, meliputi pembinaan fisik serta pemahaman tentang pelaksanaan rukun, wajib, dan sunah haji. Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan sejak sebelum keberangkatan hingga selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem dibandingkan dengan di Tanah Air.
Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa manasik haji menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jemaah agar mampu menjalankan ibadah dengan baik, tertib, dan lancar. Ia berharap seluruh jemaah dapat mengikuti rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh.
Baca Juga : Kembali Dari Tanah Suci, Jemaah Umroh Sindo Wisata Madiun Disambut Haru Keluarga
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Madiun, Datik Ardiyah, menjelaskan bahwa ke depan pelaksanaan manasik haji direncanakan akan dibagi menjadi dua titik, yakni di wilayah Kecamatan Taman serta di sekitar Kecamatan Kartoharjo dan Mangunharjo. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan jemaah dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Diketahui, jemaah haji Kota Madiun tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 22 dan dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Surabaya pada 27 April mendatang.
Editor : JTV Madiun



















