TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Tulungagung mulai memberangkatkan sebanyak 1.175 calon jemaah haji menuju Tanah Suci secara bertahap. Pemberangkatan dipusatkan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso dan dilepas langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.
Sebanyak 380 jemaah yang tergabung dalam Kloter 102 diberangkatkan pada Minggu sore. Mereka menjadi rombongan pertama dari total jemaah asal Tulungagung yang berangkat tahun ini.
Selain Kloter 102, calon jemaah lainnya dijadwalkan berangkat melalui Kloter 103, 104, dan 105 menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Minggu malam.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin meminta seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
“Jaga kesehatan, tetap bersama rombongan, dan selalu berkomunikasi dengan petugas maupun tim kesehatan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar menjaga pola makan dan istirahat supaya kondisi fisik tetap prima selama menjalani rangkaian ibadah haji.
Untuk mendukung kelancaran proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah, Pemkab Tulungagung menyiapkan anggaran sekitar Rp 900 juta pada tahun 2026.
Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat serta menjadi haji mabrur.
Sementara itu, berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Tulungagung, dari total 1.178 calon jemaah yang semula terdaftar, tiga orang dipastikan gagal berangkat.
Satu jemaah meninggal dunia, sedangkan dua lainnya menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan keluarga. Selain itu, tercatat ada 12 jemaah yang memerlukan bantuan kursi roda selama menjalankan ibadah haji. (Agus Bondan/Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri



















