Menu
Pencarian

Jelang Iduladha, Harga Cabai di Jatim Masih Tinggi, Bawang Merah dan Daging Ayam Mulai Naik

Portaljtv.com - Senin, 18 Mei 2026 12:59
Jelang Iduladha, Harga Cabai di Jatim Masih Tinggi, Bawang Merah dan Daging Ayam Mulai Naik
Warga berbelanja kebutuhan harian di pasar tradisional. (Foto: Lutfi Qurrohman)

SURABAYA - Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional Jawa Timur mengalami kenaikan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 18 Mei 2026, komoditas bawang merah, beras, dan daging ayam tercatat bergerak naik, sementara harga cabai masih bertahan tinggi.

Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi, mencapai Rp 73.800 per kilogram meski turun 2,96 persen dibanding pekan lalu. Sementara cabai rawit hijau justru melonjak 12,87 persen atau naik Rp 4.350 menjadi Rp 38.150 per kilogram.

Harga cabai merah keriting juga merangkak naik 3,8 persen menjadi Rp 53.250 per kilogram. Sedangkan cabai merah besar turun tipis menjadi Rp 50.350 per kilogram.

Kenaikan harga mulai merambah komoditas lain menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha. Bawang merah ukuran sedang naik 3,37 persen menjadi Rp 44.450 per kilogram. Sementara bawang putih ukuran sedang turun menjadi Rp 28.550 per kilogram.

Pada komoditas beras, beberapa jenis mengalami kenaikan tipis. Beras kualitas medium I naik menjadi Rp 14.900 per kilogram, beras medium II Rp 14.300 per kilogram, dan beras kualitas super I mencapai Rp 16.150 per kilogram. Sedangkan beras kualitas bawah I dan II relatif stabil.

Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras segar naik tipis menjadi Rp 35.500 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras segar justru turun menjadi Rp 25.350 per kilogram.

Adapun harga daging sapi kualitas 1 naik menjadi Rp 135.800 per kilogram dan kualitas 2 menjadi Rp 124.650 per kilogram. Kenaikan ini dinilai sejalan dengan mulai meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.

Untuk minyak goreng dan gula pasir, harga cenderung stabil. Minyak goreng curah berada di angka Rp 21.700 per kilogram, sedangkan gula pasir premium tercatat Rp 18.500 per kilogram.

Kondisi harga pangan yang bergerak naik ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan seiring meningkatnya permintaan pasar menjelang Iduladha.

Sebagai catatan, PIHPS merupakan sistem pemantauan harga pangan strategis nasional yang disusun Bank Indonesia berdasarkan data harian dari sejumlah pasar tradisional di berbagai daerah. Harga komoditas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasokan, distribusi, dan permintaan di lapangan. (*)

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.