MALANG - Seorang anak laki-laki berusia sekitar 15 tahun ditemukan tergeletak di pinggir sawah Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Rabu (26/8/2026) pagi. Korban diduga mengalami depresi setelah kedua orang tuanya bercerai.
Korban ditemukan dalam kondisi luka parah di bagian kepala, tangan, dan kaki setelah tertabrak Kereta Api Malabar jurusan Malang-Bandung di KM 57.3.
Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbyanto, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masinis yang mengetahui adanya seorang laki-laki tertabrak kereta api di wilayah Desa Kebonagung. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Jam setengah 6 pagi mendapatkan laporan ini dari seorang masinis,” ujarnya.
Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Kanjuruhan, Kepanjen.
Korban yang masih berusia 15 tahun tersebut diduga mengalami depresi setelah kedua orang tuanya bercerai. Korban disebut kebingungan mencari keberadaan kedua orang tuanya.
Saat ini, petugas bersama relawan PMI masih berupaya mencari keberadaan orang tua korban. Informasinya, salah satu orang tua korban berada di Kota Malang, sedangkan lainnya berada di wilayah Ngajum.
Jenazah korban masih berada di ruang jenazah RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk menjalani visum et repertum. Selanjutnya, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga setelah keluarga korban ditemukan dan datang mengambilnya. (Adiybah Fawziyyah)
Editor : Iwan Iwe



















