NGAWI - Nasib nahas dialami Puspa Nirwana, siswi SMA Negeri 2 Ngawi. Kedua kakinya terjepit disela-sela besi kursi lipat saat bimbingan belajar (bimbel) di Jalan Kartini, pada Senin (2/2/2026) petang.
Beruntung, kedua kaki Puspa berhasil dievakuasi tim Damkar dengan menggunakan gerinda kecil. Proses evakuasi berlangsung hingga 30 menit. Akibat kejadian ini, kedua kaki Pusoa mengalami bengkak dan lecet.
Seusai evakuasi, Puspa Nirwana menjelaskan, peristiwa berawal saat dirinya melepas sepatu karena licin usai kehujanan. Tiba-tiba, saat kedua kakinya disandarkan dibawah kursi tergelincir hingga masuk ke dalam sela sela kursi lipat dan tidak bisa dikeluarkan kembali.
“Saat itu, saya sedang mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru bimbel. Karena hujan, jadi saya tidak menggunakan sepatu dan keadaan licin hingga akhirnya terpeleset dan kedua kaki saya masuk ke dalam satu kolong”, ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Angga, petugas Damkar Kabupaten Ngawi, mengungkapkan bila dalam proses evakuasi, pihaknya sempat mengalami kesulitan karena tempat yang sempit, sehingga perlu kehati hatian yang ekstra agar tidak sampai melukai kaki korban, saat proses pemotongan besi itu dilakukan.
“Kita menerima laporan adanya kaki terjepit langsung siap, sigap dan meluncur ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan yang lengkap dan langsung kami lakukan evakuasi kepada korban dengan menggunakan alat gerenda kecil, proses evakuasi berjalan cukup sulit karena faktor tempatnya yang sempit," ujarnya. (Cahya Fitra)
Editor : M Fakhrurrozi



















