MALANG - Aksi pencurian kotak amal di Mushola Al-Muttaqin, Kedungkandang, Kota Malang, mendadak viral di media sosial. Pelaku yang beraksi sekitar pukul 11.00 WIB terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) saat menguras isi kotak amal dengan sangat tenang.
Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria mengendarai sepeda angin mondar-mandir di depan mushola. Setelah situasi dirasa aman, pelaku memarkir sepedanya dan masuk ke dalam. Sebelum mengeksekusi aksinya, pelaku sempat rebahan untuk memastikan keadaan benar-benar sepi.
Dengan lihai, pelaku membuka gembok yang berada di bagian bawah kotak amal tanpa merusaknya sedikit pun. Setelah menguras habis seluruh uang di dalamnya, pelaku mengunci kembali gembok tersebut dan meninggalkan lokasi dengan santai.
Kejadian Kelima dalam Lima Tahun
Baca Juga : Terekam CCTV, Spesialis Pencuri Kotak Amal di Malang Beraksi Tenang Tanpa Rusak Gembok
Menurut pengurus mushola, pembobolan ini merupakan kejadian kelima dalam lima tahun terakhir. CCTV sendiri baru dipasang dua bulan lalu sebagai langkah antisipasi setelah pencurian keempat terjadi. Pengurus meyakini bahwa pelaku bukanlah pemain amatir, mengingat ketenangan dan keahliannya membuka gembok.
“Kalau kita lihat, orangnya sangat santai, tidak terburu-buru. Bahkan setelah ambil uang, dia masih bersantai di dalam dan luar mushola tanpa rasa khawatir. Itu yang membuat warga geram," ujar Miftahul Huda, pengurus Mushola Al-Muttaqin.
Ia juga menambahkan bahwa pelaku memiliki kemampuan khusus. "Dia bisa membuka tanpa merusak. Padahal gembok sudah kami ganti dengan model nomor (kombinasi), tetapi tetap saja kebobolan. Anehnya, gembok dikembalikan dalam keadaan terkunci rapat," imbuhnya.
Waspada Pelaku Serupa
Guna mencegah kejadian serupa terulang, pengurus mushola memutuskan untuk menyebarluaskan rekaman video pelaku ke media sosial. Hal ini bertujuan agar pengurus tempat ibadah lain tetap waspada dan mengenali ciri-ciri pelaku jika melintas di kawasan mereka.
Pihak mushola kini berencana merombak desain kotak amal agar lebih aman dari upaya pembobolan. Laporan resmi beserta bukti rekaman CCTV telah diserahkan kepada kepolisian setempat untuk proses penyelidikan dan pengejaran pelaku.
Editor : Iwan Iwe



















