Museum Louvre di Paris resmi membuka kembali Galeri Apollo (Gallery d'Appollon) untuk umum pada Rabu, 22 Juli 2026. Pembukaan dillakukan setelah Galeri tersebut ditutup selama sembilan bulan akibat insiden perampokan perhiasan pada Oktober 2025.
Kini, ruangan bersejarah tersebut kembali digunakan sebagaimana fungsi awalnya pada abad ke-17. Akibat insiden itu, Galeri Apollo tidak lagi memamerkan etalase maupun koleksi Permata Mahkota Prancis.
Direktur Museum Louvre, Christophe Leribault, menyampaikan bahwa sisa koleksi permata yang selamat dari perampokan akan dipindahkan ke lokasi pameran baru. Ruangan tersebut dirancang khusus menyerupai brankas tanpa jendela dengan sistem keamanan yang jauh lebih ketat.
“Permata yang tersisa akan dipamerkan di ruangan lain yang dirancang sebagai brankas tanpa jendela,” ujar Leribault.
Baca Juga : Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Top Skor, Ungguli Lionel Messi dalam Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026
Galeri Apollo sebelumnya menjadi sorotan publik setelah delapan Permata Mahkota Prancis hilang dalam aksi pembobolan yang terjadi pada siang hari. Empat pelaku melancarkan aksinya menggunakan truk yang dilengkapi platform pengangkat (sky lift). Kasus ini mengekspos kelemahan sistem keamanan museum seni paling terkenal di dunia tersebut hingga memicu pengunduran diri Presiden Museum Louvre saat itu, Laurence des Cars.
Pihak kepolisian telah mengamankan dua orang terduga pelaku. Dalam keterangannya kepada penyidik, salah satu pelaku bernama Abdoulaye mengaku bahwa mereka hanya menjalankan instruksi dari dalang utama perampokan.
Pelaku juga mengungkapkan bahwa otak di balik aksi pencurian tersebut justru merasa tidak puas karena hasil rampokan dinilai kurang maksimal dari yang telah direncanakan. (Adiybah Fawziyyah)
Baca Juga : Hasil Piala Dunia 2026: Banjir 10 Gol, Inggris Kalahkan Prancis untuk Segel Tempat Ketiga
Editor : Iwan Iwe



















