Program kesehatan “Solusi Sehat” yang tayang di JTV pada Selasa (14/04/26) kembali menghadirkan solusi alternatif melalui terapi “adem panas” yang diklaim mampu membantu pemulihan berbagai penyakit tanpa penggunaan obat.
Dalam program “Solusi Sehat”, seorang pasien stroke menceritakan pengalamannya setelah menjalani terapi tersebut. Ia mengaku mengalami stroke yang diawali dengan vertigo dan migrain, hingga akhirnya kesulitan bergerak.
“Awalnya saya tidak bisa bergerak dengan normal. Tapi setelah menjalani terapi, perlahan saya bisa bergerak kembali hingga sekitar 80 persen,” ungkapnya.
Pasien tersebut juga menyebut bahwa dukungan dari terapis menjadi faktor penting dalam proses pemulihan. Menurutnya, selain penanganan fisik, motivasi yang diberikan turut membantu meningkatkan semangat untuk sembuh.
Metode Panas-Dingin Diklaim Lancarkan Peredaran Darah
Praktisi terapi, Agus Suyanto, menjelaskan bahwa metode ini memanfaatkan paparan suhu panas dan dingin secara bergantian.
Menurutnya, panas akan membuat pembuluh darah melebar, sementara dingin membuatnya menyempit. Proses ini dilakukan berulang untuk melatih elastisitas pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
“Dengan latihan memuai dan mengkerut itu, peredaran darah jadi lebih baik,” jelasnya.
Klaim Pemulihan Cepat Tanpa Obat
Dalam acara tersebut juga dihadirkan beberapa pasien yang mengaku telah sembuh, termasuk penderita stroke dan saraf terjepit.
Salah satu pasien stroke mengaku mengalami perbaikan signifikan hanya dalam beberapa hari. Bahkan, ia yang sebelumnya tidak bisa berjalan, kini dapat beraktivitas kembali meski masih dalam tahap pemulihan.
Sementara itu, pasien lain dengan keluhan saraf terjepit mengaku merasakan perubahan setelah satu kali penanganan.
Layani Berbagai Keluhan Kesehatan
Terapi adem panas disebut dapat menangani berbagai keluhan seperti:
- Stroke
- Saraf terjepit
- Vertigo dan migrain
- Pengapuran
- Insomnia
Selain itu, praktik terapi ini juga menawarkan layanan penjemputan pasien, termasuk bagi mereka yang berada di luar kota.
Tetap Perlu Perhatian Medis
Meski berbagai testimoni menunjukkan hasil positif, penting bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan konsultasi dengan tenaga medis profesional, terutama untuk penyakit serius seperti stroke.
Pendekatan alternatif dapat menjadi pelengkap, namun tidak menggantikan diagnosis dan penanganan medis yang berbasis ilmiah. (Amellia Ciello)
Editor : Iwan Iwe



















