Menu
Pencarian


Tekan Peredaran Narkoba, Pemkab Magetan dan BNNP Jatim Perkuat Desa Bersinar

Portaljtv.com - Rabu, 15 Juli 2026 14:53
Tekan Peredaran Narkoba, Pemkab Magetan dan BNNP Jatim Perkuat Desa Bersinar
Dokumentasi saat pelaksanaan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) melalui pembentukan Satgas P4GN pada Rabu (15/7/2026).

MAGETAN - Guna menekan angka penyalahgunaan narkotika, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur resmi memperkuat program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) pada Rabu (15/7/2026).

Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah mitigasi konkret ini bertujuan memperketat pengawasan di wilayah perbatasan dan area wisata, sekaligus memastikan upaya pencegahan dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa sebagai garda terdepan.

Pembentukan Satgas P4GN diperkuat untuk membangun kolaborasi erat antara pemerintah daerah, BNN, aparat keamanan, hingga perangkat desa. Ketua Satgas P4GN Kabupaten Magetan, Singgih Widi Pratomo, menegaskan bahwa seluruh wilayah di Jawa Timur saat ini berada di zona kuning hingga merah. Posisi Magetan yang berada di perbatasan lintas provinsi menuntut kewaspadaan serta pengawasan ekstra.

"Di Jawa Timur tidak ada zona aman. Tidak ada zona hijau, semuanya kuning dan merah. Artinya, ini yang pertama harus kita waspadai. Apalagi Magetan merupakan daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang rentan menjadi jalur lintasan peredaran narkotika," tutur Singgih.

Selain mengantisipasi jalur perlintasan kurir, kawasan hutan yang cukup luas di Magetan juga tidak luput dari perhatian petugas. Aparat desa diminta aktif melakukan pengawasan langsung di lapangan guna mengantisipasi penyalahgunaan lahan terpencil dari budidaya tanaman liar berbahaya yang mengandung zat adiktif.

"Di Kabupaten Magetan banyak kawasan perhutanan yang perlu kita awasi. Paling tidak, kepedulian aparat desa diwujudkan dengan membasmi tanaman-tanaman liar berbahaya di desa masing-masing, seperti jamur kotoran (mushroom) maupun kecubung," tambahnya.

Sebagai langkah konkret, BNNP Jawa Timur akan memberikan bimbingan teknis sebelum menetapkan sepuluh desa percontohan Desa Bersinar di Magetan. Langkah mitigasi dari tingkat paling bawah ini dinilai sangat krusial, mengingat status Magetan sebagai salah satu destinasi wisata utama yang ramah kunjungan pendatang luar daerah.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyampaikan pentingnya perlindungan benteng sosial bagi warga lokal dari pengaruh luar.

"Kabupaten Magetan merupakan daerah wisata yang ramai dikunjungi wisatawan luar daerah. Oleh sebab itu, kita perlu mengantisipasi dan memitigasi warga masyarakat Magetan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba," ucap Nanik.

Melalui program Desa Bersinar, sosialisasi pencegahan diharapkan dapat berjalan lebih masif hingga ke level keluarga di desa-desa. Dengan komitmen bersama ini, Pemkab Magetan optimistis dapat membentengi masyarakat dan menciptakan daya tangkal yang kuat terhadap ancaman peredaran gelap narkoba.

"Oleh sebab itu, kita jalankan program Desa Bersinar agar sosialisasi pencegahan penggunaan narkoba ini bisa menjangkau langsung masyarakat di desa-desa," pungkasnya. (Moch Sahid/Adiybah Fawziyyah)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.