NGAWI - Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Lingkar Ringroad Ngawi, tepatnya di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Sabtu dini hari.
Akibat kecelakaan tersebut, satu pengendara sepeda motor meninggal dunia, sementara dua pengendara lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Warga setempat, Untung (56), mengatakan kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor. Peristiwa bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi AE 3055 YP hendak melakukan putar balik.
Saat bersamaan, sepeda motor tanpa pelat nomor yang melaju searah dari belakang menabrak Yamaha Mio tersebut. Benturan kemudian membuat sepeda motor tanpa pelat nomor lainnya yang berada di belakang ikut menabrak.
“Ada tiga sepeda motor yang terlibat. Awalnya motor Yamaha Mio itu hendak putar balik, kemudian ditabrak motor tanpa pelat nomor dari belakang. Setelah itu, motor yang berada di belakangnya juga ikut menabrak,” ujar Untung.
Dua pengendara yang mengalami luka langsung dievakuasi tim medis ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara korban meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani pemeriksaan visum.
Berdasarkan hasil identifikasi, korban meninggal dunia diketahui bernama Tomy Fadilah (17), warga Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi.
Sedangkan dua korban luka masing-masing Bima Ardian (15), warga Karangjati, Ngawi, dan Hanung Wiranandra (16), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Ngawi.
Warga setempat menyebut kawasan Jalan Lingkar Ringroad Ngawi kerap digunakan untuk aktivitas balap liar pada dini hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian warga karena aktivitas kendaraan berkecepatan tinggi dinilai dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Setelah kejadian, kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke pos polisi setempat untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus kecelakaan beruntun tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Editor : JTV Madiun



















