Menu
Pencarian

Survei BPS 2026: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia Capai 83,28, Ini 5 Fakta Pentingnya

Portaljtv.com - Kamis, 20 Agustus 2026 17:10
Survei BPS 2026: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia Capai 83,28, Ini 5 Fakta Pentingnya
Kakbah, Mekkah (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi secara umum dinilai memuaskan oleh jemaah asal Indonesia. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Kementerian Haji dan Umrah pada Kamis (6/8/2026), Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) pada tahun ini berhasil menyentuh angka 83,28 dari skala 100. Capaian yang masuk dalam kategori "Memuaskan" ini menjadi bukti nyata keberhasilan berbagai penyesuaian layanan inklusif yang diusung oleh pemerintah demi memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian pelayanan bagi seluruh jemaah, khususnya kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Survei kepuasan jemaah ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh pemerintah guna mengukur kualitas layanan mulai dari tahap persiapan di dalam negeri hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Evaluasi ini juga dijalankan sebagai pemenuhan mandat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang menginstruksikan peningkatan kualitas pembinaan, pelayanan, serta perlindungan jemaah secara berkelanjutan.

Sebagai gambaran kompleksitas pelayanan, Indonesia pada musim haji tahun 2026 ini memperoleh kuota total sebanyak 221.000 jemaah. Jumlah tersebut terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus, yang berasal dari 38 provinsi serta diberangkatkan melalui 16 embarkasi ke dalam 528 kelompok terbang (kloter).

Berikut adalah lima fakta penting dari hasil pengukuran kepuasan layanan haji tahun 2026:

1.     Penerapan Formula Pengukuran Baru untuk Menilai Proses dan Hasil

Mulai tahun 2026, pemerintah menyempurnakan metode penilaian dengan menggunakan sistem Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) sebagai peningkatan dari sistem indeks sebelumnya. Langkah penyempurnaan ini diambil karena kualitas pelayanan tidak hanya diukur berdasarkan hasil akhir yang diterima jemaah (Output Index), tetapi juga dipengaruhi oleh proses penyampaian layanan tersebut (Process Index). Dari hasil survei terbaru, dimensi hasil atau Output Index secara nasional mencatatkan angka sebesar 83,85, sedangkan dimensi Process Index berada di angka 82,71.

2.     Layanan Domestik Memuaskan, Embarkasi Lombok Catatkan Skor Tertinggi

Pelayanan jemaah selama berada di dalam negeri menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan indeks kepuasan domestik (IKLHI-DN) mencapai angka 83,85. Namun, kualitas pelayanan antardaerah masih menunjukkan variasi akibat perbedaan jumlah jemaah serta kondisi sarana prasarana di masing-masing lokasi.

Tiga wilayah embarkasi dengan raihan kepuasan tertinggi berturut-turut dipimpin oleh Embarkasi Lombok (LOP) dengan nilai sebesar 87,80, disusul oleh Embarkasi Yogyakarta (YIA) sebesar 87,18, dan Embarkasi Palembang (PLM) sebesar 86,65. Sebaliknya, tiga nilai kepuasan terendah diperoleh Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) sebesar 81,61, Embarkasi Balikpapan (BPN) sebesar 81,79, dan Embarkasi Solo (SOC) sebesar 82,15. Berdasarkan jenis layanan dalam negeri, sektor transportasi bandara dinilai paling memuaskan dengan skor mencapai 85,67.

3.     Kepuasan Layanan Luar Negeri Meningkat, Sektor Konsumsi Melonjak Tajam

Indeks kepuasan jemaah terhadap pelayanan selama berada di Arab Saudi (IKLHI-LN) dilaporkan mengalami peningkatan dari 81,46 pada tahun 2025 menjadi 82,71 pada tahun 2026, atau naik sebesar 1,25 poin. Kenaikan ini didorong oleh membaiknya pemenuhan kebutuhan dasar jemaah di luar negeri.

Lompatan kepuasan terbesar diraih oleh sektor konsumsi yang naik signifikan sebesar 2,52 poin dari angka 80,08 menjadi 82,60. Jemaah haji sangat mengapresiasi ketersediaan menu makanan yang bervariasi, bernutrisi, serta memiliki cita rasa khas masakan Nusantara yang dinilai sangat cocok dengan selera lidah Indonesia.

4. Kesigapan Petugas Kesehatan Menangani Keadaan Darurat Meraih Pujian Tertinggi Petugas kesehatan di lapangan dinilai sangat responsif dan memiliki kompetensi yang luar biasa dalam mendampingi jemaah. Di dalam dimensi hasil, indikator kesigapan petugas kesehatan kelompok terbang dalam menangani situasi darurat medis memperoleh penilaian tertinggi di semua titik pengamatan.

Skor kesiapsiagaan darurat ini tercatat mencapai angka yang sangat memuaskan, yakni sebesar 89,20 di Wilayah Kerja Makkah, 84,05 di Madinah, dan 84,19 di kawasan puncak haji Armuzna. Secara keseluruhan, indeks kepuasan kesehatan berada di angka 82,20 di Makkah, 83,63 di Madinah, dan 81,51 di Armuzna.

4.     Sektor Akomodasi Tenda di Armuzna Menjadi Tantangan Pembenahan Terbesar

 Kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA) mencatatkan tingkat kepuasan terendah dengan skor IKLHI sebesar 79,70. Area ini memiliki tingkat kerumitan operasional yang sangat tinggi karena jutaan jemaah bergerak bersamaan dalam waktu yang singkat.

Di kawasan ini, pelayanan fasilitas tenda memperoleh nilai paling rendah yaitu sebesar 75,68, di mana ketersediaan fasilitas penunjang seperti air bersih, pendingin ruangan, kasur, dan toilet mencatatkan nilai terendah di angka 71,65. Pemerintah menegaskan bahwa perbaikan fasilitas tenda serta pengaturan waktu tunggu transportasi bus antarpusat ibadah di Armuzna akan menjadi prioritas utama pembenahan di masa mendatang.

kesuksesan penyelenggaraan haji tahun 2026 ini tidak terlepas dari komitmen inklusivitas pelayanan melalui tema "Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan". Melalui pengarusutamaan tema ini, kelompok jemaah rentan mendapatkan prioritas pelayanan utama di setiap tahapan ibadah.

Pemerintah berkomitmen untuk menggunakan seluruh data dan temuan dari survei IKLHI 2026 ini sebagai basis evaluasi kebijakan. Dengan terus melakukan perbaikan tata kelola serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia diharapkan dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin aman, tertib, dan mabrur pada tahun-tahun mendatang.

Penulis : Cahya Hafid abdillah

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.