SURABAYA - Piala Dunia 2026 kembali menyita perhatian pecinta sepak bola di berbagai negara, termasuk Indonesia. Karena digelar di kawasan Amerika Utara, sejumlah pertandingan berlangsung pada dini hari waktu Indonesia akibat perbedaan zona waktu.
Tak sedikit penggemar yang rela begadang demi menyaksikan tim favorit berlaga. Namun, kebiasaan tersebut dapat berdampak pada kesehatan apabila dilakukan secara terus-menerus.
Dokter sekaligus konten kreator kesehatan, Gia Pratama, mengingatkan bahwa kurang tidur akibat begadang dapat berdampak pada kondisi fisik maupun mental.
"Mood jadi berantakan dan kurang fokus. Tetapi juga memicu microsleep, kondisi tidur sepersekian detik yang bisa membahayakan nyawa," ujarnya pada sebuah podcast.
Baca Juga : Sering Duduk Seharian? Waspadai Risikonya
Berikut sejumlah dampak kesehatan yang dapat muncul akibat kebiasaan begadang.
1. Mudah Stres dan Emosi Tidak Stabil
Dilansir dari Alodokter, kurang tidur tidak hanya menyebabkan rasa kantuk dan kelelahan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang. Kurangnya waktu tidur dapat meningkatkan kadar hormon stres atau kortisol sehingga seseorang lebih mudah marah, cemas, dan stres.
Baca Juga : Empower, Elevate, Inspire Cara Bess Mansion Rayakan Kartini Bersama Perempuan Surabaya
2. Rentan Mengalami Obesitas
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Pasalnya, begadang dapat mengganggu metabolisme tubuh dan memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar, sehingga seseorang cenderung makan lebih banyak dari biasanya.
3. Memicu Penuaan Dini
Baca Juga : Minim Waktu? Ini 6 Olahraga Ringan di Rumah untuk Kamu yang Workaholic
Kurang tidur juga dapat berdampak pada kesehatan kulit. Produksi hormon stres yang meningkat dapat memengaruhi pembentukan kolagen sehingga kulit tampak lebih kusam, kering, dan kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan lingkaran hitam di bawah mata dapat muncul lebih cepat.
4. Mudah Lupa dan Sulit Berkonsentrasi
Saat tidur, otak melakukan berbagai proses penting, termasuk memperkuat memori dan memperbaiki sel-sel tubuh. Kurang tidur dapat mengganggu proses tersebut sehingga seseorang menjadi lebih sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan kurang fokus saat beraktivitas.
Baca Juga : Terapi Adem Panas, Metode Tanpa Obat Yang Diklaim Mampu Atasi Stroke Hingga Saraf Terjepit
5. Menurunkan Sistem Imun
Waktu tidur yang kurang dari enam jam per hari dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan terserang infeksi bakteri maupun virus serta memperlambat proses pemulihan saat sakit.
Tips Aman Menonton Piala Dunia
Baca Juga : Kasus Suspek Campak Meningkat di Madiun, Hasil Lab 52 Balita Masih Ditunggu
Lalu bagaimana cara menikmati pertandingan Piala Dunia tanpa mengorbankan kesehatan?
Penggemar sepak bola disarankan tetap memenuhi kebutuhan tidur harian dan memanfaatkan waktu tidur siang apabila memungkinkan. Selain itu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan memperbanyak konsumsi air putih dan tetap berolahraga secara rutin.
Jangan memaksakan diri untuk begadang jika keesokan harinya memiliki aktivitas padat. Bagi yang tidak sempat menonton secara langsung, informasi pertandingan dapat diperoleh melalui media berita maupun siaran ulang yang tersedia di berbagai platform.
Menonton Piala Dunia tentu boleh saja. Namun, jangan sampai euforia sepak bola membuat tubuh lebih dulu KO dibanding tim favorit.(Luluk Listiani)
Editor : Iwan Iwe



















