SURABAYA - TNI Angkatan Laut mengerahkan unsur kapal perang dan pesawat patroli maritim untuk mendukung operasi Search and Rescue (SAR) korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026).
Dinas Penerangan Angkatan Laut melaporkan pada Senin (3/8/2026), TNI AL mengerahkan KRI Bung Hatta-370, unsur Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II, menuju lokasi kejadian untuk membantu operasi SAR.
Selain itu, KRI Nala-363, unsur BKO Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II, juga diberangkatkan dari pangkalan Koarmada II guna memperkuat unsur-unsur yang terlibat dalam pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban.
TNI AL turut mengerahkan pesawat patroli maritim Casa U-6206 dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) untuk mendukung pemantauan dari udara.
“Pengerahan unsur-unsur Koarmada II tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam merespons kondisi darurat di laut serta memberikan bantuan kemanusiaan melalui operasi Search and Rescue (SAR) demi keselamatan para penumpang dan awak KM Mutiara Sentosa 2,” tulis Dinas Penerangan TNI AL dalam siaran pers.
Hingga proses evakuasi terakhir, sedikitnya delapan kapal terlibat dalam penyelamatan korban. Kapal Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 109 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. TB Hasnur 26 menyelamatkan 65 korban serta mengevakuasi satu korban meninggal.
Transco Arafura mengevakuasi 17 korban selamat, Meratus Project 3 mengevakuasi 13 korban selamat dan satu korban meninggal, Prakarsa Mas menyelamatkan tujuh korban, SC Aila XVII mengevakuasi tujuh korban selamat, Selaras Mas menyelamatkan tujuh korban, sedangkan Icon Daniel menemukan dan mengevakuasi satu korban meninggal dunia.
Data sementara menyebutkan sebanyak 230 korban telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 225 korban selamat dan lima korban meninggal dunia. Berdasarkan manifes, KMP Mutiara Sentosa II mengangkut 271 penumpang. Dengan demikian, hingga data terakhir dihimpun masih terdapat 41 penumpang yang dinyatakan dalam pencarian. (*)
Editor : A. Ramadhan



















