PONOROGO - Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo memperpanjang masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk sejumlah SMP negeri yang belum memenuhi kuota penerimaan. Pendaftaran secara luring akan dibuka hingga kuota terpenuhi atau paling lambat sampai akhir Juli 2026.
Kebijakan tersebut diambil setelah hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan bersama Inspektorat serta Dinas Sosial menunjukkan masih banyak sekolah yang belum memenuhi pagu penerimaan siswa baru. Monitoring dilakukan di sejumlah sekolah, di antaranya SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 4 Ponorogo.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Farida Nuraini, mengatakan sedikitnya 24 SMP negeri masih mengalami kekurangan peserta didik.
Beberapa sekolah yang masih memiliki kekurangan siswa antara lain SMP Negeri 1 Sawoo yang masih kekurangan 83 siswa, SMP Negeri 1 Babadan kurang 48 siswa, SMP Negeri 5 Ngrayun kurang 44 siswa, SMP Negeri 2 Satu Atap Jambon kurang 43 siswa, SMP Negeri 1 Pudak kurang 40 siswa, serta SMP Negeri 1 Sooko dan SMP Negeri 2 Bungkal yang masing-masing masih kekurangan 38 siswa.
Baca Juga : Sebanyak 24 SMP Negeri di Ponorogo Masih Kekurangan Siswa, Pendaftaran SPMB Diperpanjang hingga Akhir Juli
"Kami memperpanjang masa pendaftaran secara luring bagi SMP negeri yang kuotanya belum terpenuhi. Pendaftaran akan tetap dibuka hingga kuota terpenuhi atau paling lambat sampai akhir Juli agar seluruh lulusan SD yang belum mendapatkan sekolah masih memiliki kesempatan untuk mendaftar," ujar Farida Nuraini.
Di sisi lain, hasil pemetaan Dinas Pendidikan menunjukkan sekitar 80 persen dari lebih dari 7.000 lulusan sekolah dasar di Kabupaten Ponorogo telah tertampung di SMP negeri.
Menurut Farida, tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMP negeri akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pendidikan dalam menyusun kebijakan pelaksanaan SPMB tahun 2027, termasuk mengkaji kemungkinan penambahan pagu penerimaan di sekolah-sekolah yang memiliki peminat tinggi.
Baca Juga : Padukan Tradisi dan Kultur Urban, "Grebeg Sore 2026" Siap Jadi Titik Temu Ekonomi Kreatif Ponorogo
Dinas Pendidikan berharap perpanjangan masa pendaftaran dapat mengoptimalkan pemenuhan kuota di sekolah-sekolah yang masih kekurangan siswa sekaligus memastikan seluruh lulusan SD memperoleh akses pendidikan jenjang menengah pertama.
Editor : JTV Madiun



















