Menu
Pencarian


Santap MBG, Siswa 11 Tahun di Trenggalek Muntah Dan Diare hingga Dirawat

JTV Kediri - Kamis, 13 Agustus 2026 16:11
Santap MBG, Siswa 11 Tahun di Trenggalek Muntah Dan Diare hingga Dirawat
dr. Riza Maulina, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RSUD Dr. Soedomo Trenggalek. (Foto: Moch. Herlambang

TRENGGALEK - Seorang siswi SDI Luqman Al Hakim, Trenggalek, berinisial SA, 11, harus menjalani perawatan di RSUD dr Soedomo setelah mengalami muntah dan diare berulang. Keluhan tersebut muncul setelah SA menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

SA, warga Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, dibawa ke IGD RSUD dr Soedomo pada Rabu malam (12/8) sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah mendapat penanganan awal, pasien dipindahkan ke Ruang Dahlia sekitar pukul 23.00 WIB untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Dokter Spesialis Anak RSUD dr Soedomo Trenggalek dr Riza Maulina mengatakan, SA mengalami diare lebih dari sepuluh kali dan muntah lebih dari tujuh kali. Kondisi tersebut membuat pasien mengalami lemas karena kehilangan banyak cairan.

“Cairan yang keluar melalui muntah dan diare tidak sebanding dengan asupan cairan yang masuk,” kata Riza.

Baca Juga :   Ratusan Siswa SMPN 1 Trenggalek Keluhkan Mules Usai Santap MBG

Setelah mendapatkan rehidrasi melalui infus, kondisi SA berangsur membaik. Saat dilakukan pemeriksaan pada Kamis pagi (13/8), pasien sudah tidak mengalami muntah maupun diare, meski masih mengeluhkan mual dan nyeri pada bagian ulu hati.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan SA mengalami gastroenteritis akut. Pemeriksaan darah juga menunjukkan kadar leukosit sedikit meningkat. Namun, pihak rumah sakit belum mengetahui bakteri yang menjadi penyebab keluhan tersebut.

Dugaan keterkaitan dengan konsumsi MBG muncul berdasarkan keterangan orang tua. Sebelum mengalami keluhan, SA disebut menghabiskan seluruh porsi MBG yang diterimanya. Salah satu menu yang dikonsumsi adalah sate ayam.

Selain SA, seorang siswa SMP juga datang ke RSUD dr Soedomo dengan keluhan serupa. Namun, kondisinya membaik setelah mendapatkan rehidrasi di IGD sehingga tidak perlu menjalani rawat inap.

Hingga Kamis, kondisi kedua pasien yang ditangani RSUD dr Soedomo disebut telah membaik. SA masih menjalani perawatan di Ruang Dahlia, sementara penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak rumah sakit belum memastikan bahwa keluhan yang dialami kedua siswa tersebut disebabkan oleh makanan MBG. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti gastroenteritis akut yang dialami pasien. (Moch. Herlambang)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.