Menu
Pencarian

Ribuan Mitra MBG Trenggalek Turun ke Jalan, Desak DPRD Kawal Keberlanjutan Program

JTV Kediri - Senin, 22 Juni 2026 14:26
Ribuan Mitra MBG Trenggalek Turun ke Jalan, Desak DPRD Kawal Keberlanjutan Program
Ribuan mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Trenggalek, Senin (22/6). (Foto : Moch. Herlambang)

TRENGGALEK - Ribuan mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Trenggalek, Senin siang (22/6). Mereka mendesak pemerintah dan DPRD mengawal keberlanjutan program MBG yang dinilai telah memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat kecil, pelaku UMKM, petani, hingga peternak lokal.

Sekitar 4.000 peserta yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis Trenggalek mengikuti aksi tersebut. Massa berasal dari 14 kecamatan dan terdiri atas pelaku UMKM, pemasok bahan pangan, petani, peternak, relawan, hingga pekerja dapur MBG.

Ketua Paguyuban Mitra MBG Trenggalek, Imam Waldy, mengatakan program MBG selama ini tidak hanya berperan dalam pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi di tingkat lokal.

Menurutnya, keberadaan program tersebut telah membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus menyerap hasil produksi pertanian dan peternakan warga setempat.

Baca Juga :   Libur Sekolah, Layanan MBG SPPG Karangsoko 1 Trenggalek Ikut Dihentikan

“Program ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Banyak tenaga kerja terserap dan produk petani maupun peternak lokal memiliki pasar yang jelas,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, meminta program MBG tetap dilanjutkan. Kedua, mendesak DPRD Trenggalek menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat. Ketiga, meminta perlindungan bagi UMKM, petani, dan peternak yang selama ini menjadi bagian dari rantai pasok program MBG.

Para peserta aksi mengklaim program MBG telah menyerap lebih dari 7.000 tenaga kerja yang tersebar di berbagai dapur MBG di Trenggalek. Karena itu, mereka berharap pemerintah tetap mempertahankan program tersebut sembari melakukan evaluasi dan perbaikan jika diperlukan.

Baca Juga :   Seluruh Dapur MBG di Ngawi Belum Kantongi SLF

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, yang menerima perwakilan massa menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan telah diterima dan akan diteruskan kepada pemerintah pusat.

Menurut Doding, para mitra MBG tidak hanya meminta keberlanjutan program, tetapi juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh agar pelaksanaannya semakin baik dan tepat sasaran.

“Kami akan menyampaikan seluruh aspirasi yang berkembang dalam aksi ini kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan,” katanya.

Baca Juga :   SPPG Bendo Masih Disuspend, Program Makan Bergizi Gratis Terkendala Administrasi

Selain menyuarakan keberlanjutan program, massa juga menyampaikan keprihatinan terhadap isu dugaan korupsi yang menyeret oknum di Badan Gizi Nasional (BGN). Mereka berharap proses hukum berjalan tuntas sehingga tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap program MBG di daerah.

Sementara itu, para petani yang ikut dalam aksi meminta agar produk pangan lokal mendapat prioritas dalam pemenuhan kebutuhan program MBG. Dengan demikian, manfaat ekonomi program dapat semakin dirasakan oleh masyarakat Trenggalek.

DPRD Trenggalek menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut dan menyampaikannya kepada pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan program yang dinilai memiliki dampak luas bagi masyarakat. (Moch. Herlambang)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.