PONOROGO - Ratusan orang yang mengatasnamakan pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo, Jumat (3/7/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka klaim telah memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.
Aksi berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Selain menyampaikan orasi, massa juga membawa berbagai poster berisi dukungan terhadap program MBG. Suasana aksi berlangsung tertib dengan diselingi hiburan dan pertunjukan musik.
Koordinator aksi, Purwanto, mengatakan keberadaan dapur SPPG dinilai telah membuka peluang ekonomi bagi petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM yang menjadi pemasok bahan pangan.
"Kami berharap Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh petani, peternak, nelayan, dan UMKM lokal yang menjadi pemasok kebutuhan dapur SPPG," ujar Purwanto.
Baca Juga : Data Relawan Sering Berubah, Pendataan Perlindungan Pekerja SPPG di Madiun Raya Terus Digenjot
Aspirasi massa diterima Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno. Ia menyatakan DPRD akan menghimpun seluruh masukan dari berbagai pihak terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, baik dari kelompok yang mendukung maupun yang menyampaikan kritik terhadap program tersebut.
"DPRD akan menerima dan menampung seluruh aspirasi masyarakat, baik yang mendukung maupun yang memiliki pandangan berbeda terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Semua masukan akan menjadi bahan pembahasan sesuai kewenangan yang dimiliki DPRD," kata Dwi Agus Prayitno.
DPRD Ponorogo juga mendorong agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis mengutamakan penggunaan bahan pangan dari petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, manfaat program diharapkan tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ponorogo.
Editor : JTV Madiun



















