Oleh: Amin Mulyanto
Secara umum istilah pelas dalam kuliner khas Jawa Timur mengacu pada sejenis pepes yang berbahan dasar parutan kelapa muda, ikan teri/udang/tahu, dan bumbu-bumbu pedas, yang kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus.
Pelas di wilayah Tuban, dikenal sebagai dadar jagung atau bakwan jagung, merupakan kuliner yang sering disajikan sebagai lauk pendamping pecel atau menu selamatan. Kuliner ini juga menjadi makanan khas masyarakat nelayan yang ada di wilayah Palang, Tuban.
Pada umumnya, masyarakat di sekitar kampung nelayan memiliki makanan khas yang identik dengan olahan hasil laut, tetapi justru wilayah Kecamatan Palang khususnya Desa Palang, Tuban memiliki jenis olahan dari bahan hasil pertanian, yaitu pelas.
Seiring dengan namanya yang mulai menyebar luas ke masyarakat, pelas Palang kian diburu oleh masyarakat, baik lokal maupun luar desa bahkan hingga luar kota. Kuliner yang berjenis kudapan atau juga biasa dijadikan lauk ini banyak ditemui di pinggir-pinggir jalan sepanjang Kecamatan Palang khususnya pada sore hingga malam hari.
Kuliner satu ini memiliki rasa yang unik dan berbeda dengan jenis dadar jagung pada umumnya, yaitu rasa pedas dan asin khas pesisir. Menurut keterangan warga setempat, pelas Palang adalah makanan pendamping bagi nasi dan olahan ikan yang biasa dibawa para nelayan saat melaut, karena itu ciri khas rasa pedas dan asin selera masyarakat pesisir juga terasa sangat kental. (*)
Editor : Iwan Iwe



















