ACEH UTARA - Pengurus PWI Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan yang digalang Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur (Jatim) dan Jurnalis Siaga Bencana PWI Malang Raya untuk korban bencana banjir dan longsor Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Bantuan dari PWI Jatim maupun Jurnalis Siaga Bencana PWI Malang Raya ini disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana di Dusun Peudari, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin mengatakan Dusun Peudari di Aceh Utara menjadi lokasi penyaluran bantuan setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di lapangan.
“Kalau bicara tingkatan parah, ya hampir semuanya parah, namun pemilihan Dusun Peudari di Aceh Utara disesuaikan dengan jumlah dan jenis bantuan yang akan kita salurkan,” kata Nasir Nurdin didampingi Sekretaris PWI Aceh, Muhammad Zairin.
Baca Juga : PWI Jatim Salurkan Bantuan Tahap I untuk Korban Bencana Aceh
Menurut Nasir, bantuan tersebut diantar dan diserahkan langsung oleh Sekretaris PWI Aceh, Muhammad Zairin bersama Pengurus PWI Aceh Utara, Hasanuddin. Bantuan diberikan kepada Ketua Posko Pengungsi di Lubok Pusaka, Khairul Minsyah yang disaksikan Kepala Dusun Peudari, Rudi Supratman serta anggota PWI Aceh, Syaiful Anshori.
Bantuan dari pengurus PWI Jawa Timur yang diserahkan berupa kain sarung, mukena, peci spon, peci rajut, sajadah, pakaian muslim anak-anak, seragam sekolah dasar, celana dalam pria/wanita dan remaja, sembako dan kebutuhan dapur umum dan lainnya.
Sementara dari Jurnalis Siaga Bencana PWI Malang Raya, berupa 10 dus yang isinya bervariasi dari mie instan, miehun, beras, snack, pampers, tisu, pembalut wanita, teh, kopi, sabun cuci (detergen), susu balita serta obat.
Baca Juga : PWI Jatim Perkuat Etika dan Literasi Digital Wartawan di Era Informasi Cepat
Selain itu, PWI Aceh juga membawa sejumlah pakaian layak pakai yang merupakan donasi dari anggota PWI Aceh dan masyarakat yang menyerahkan langsung kepada PoskoPWI Peduli Bencana Banjir-Longsor Aceh.
Ketua Posko Pengungsi Desa Lubok Pusaka, Khairul Minsyah, usai menerima bantuan menyampaikan terima kasih kepada Pengurus PWI Jatim dan jajaran serta Jurnalis Siaga Bencana PWI Malang Raya, yang telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat Dusun Peudari dan Gampong Lubok Pusaka yang terdampak langsung banjir dan longsor Aceh.
"Kampung kami sempat terisolir selama lima hari pascabanjir. Kami hidup dengan sisa belanjaan apa adanya di rumah," ungkap Khairul.
Baca Juga : Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Tokoh Ekonomi Regional dari PWI Jatim
Saat ini yang diharapkan masyarakat setempat adalah penerangan listrik, air bersih dan hunian tetap.
"Saat ini masyarakat masih menempati tenda darurat yang bersumber dari bantuan dan swadaya masyarakat," ujar Khairul yang berharap perhatian serius dari pemerintah pusat untuk listrik, air bersih dan hunian tetap.
Diketahui, Lubok Pusaka yang berjarak 39 kilometer dari Lhoksukon, ibu kota Kabupaten Aceh Utara, termasuk kawasan yang porak-poranda dilanda banjir pada 26 November 2025. Rumah warga yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Jambo Aye yang hilirnya berada di Arakundo, Kabupaten Aceh Timur, hanyut dan hancur.
Baca Juga : Puncak HPN PWI Jatim, 20 Tokoh Terima Penghargaan
Untuk menuju Kampung Lubok Pusaka membutuhkan kendaraan khusus berpenggerak 4 roda karena jalan masuknya masih berlumpur.
Saat tim PWI Aceh menuju lokasi, sebuah alat berat (escavator) bantuan Polri masih bekerja membersihkan jalan dari lumpur dan membuka kembali saluran air di sisi jalan. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















