SUMENEP - Kabar bahagia datang dari keluarga Presiden ke-4 Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Putri bungsunya, Inayah Wahid, resmi menikah dengan kiai muda asal Sumenep, Jawa Timur, KH Muhammad Shalahuddin A. Waritst.
Pernikahan keduanya diketahui telah dilangsungkan melalui akad nikah pada 22 Januari 2025. Dalam prosesi tersebut, paman Inayah, Umar Wahid, bertindak sebagai wali nikah. Akad digelar secara intim dan hanya dihadiri oleh keluarga dekat.
Informasi ini disampaikan oleh Mohammad Hosnan Nafie, bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Annuqayah sekaligus Rektor Universitas Annuqayah Guluk-Guluk.
Rangkaian kebahagiaan itu mencapai puncaknya dalam resepsi yang digelar pada 5 April 2026 di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Momen tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi kedua keluarga dalam suasana Hari Raya Idulfitri.
Informasi mengenai resepsi tersebut diketahui dari unggahan yang beredar di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, Inayah tampak mengenakan busana putih dengan kerudung senada. Sementara itu, sang suami yang akrab disapa Lora Mamak juga tampil dengan pakaian bernuansa putih. Acara tersebut dihadiri oleh keluarga serta kerabat dekat kedua mempelai. Unggahan tersebut pun dibanjiri ucapan selamat serta doa dari warganet
Sosok Suami Inayah Wahid
Di tengah kebahagiaan tersebut, perhatian publik turut tertuju pada sosok suami Inayah Wahid. KH Muhammad Shalahuddin A. Warits atau yang dikenal sebagai Lora Mamak merupakan salah satu pengasuh muda di lingkungan pesantren dan tokoh yang cukup berpengaruh di Sumenep, Jawa Timur.
Ia menempuh pendidikan di lingkungan pesantren sebelum melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar. Lalu meraih gelar magister dari Universitas Indonesia, serta menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Gadjah Mada.
Saat ini, ia juga aktif sebagai dosen tetap di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah serta berperan dalam kegiatan organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama di wilayah Sumenep, yang semakin memperkuat posisinya sebagai tokoh muda dalam bidang keagamaan dan sosial di tingkat lokal. (Luluk Listiani)
Editor : Iwan Iwe



















