Menu
Pencarian

Komisi IV DPR RI Pastikan Stok Beras di Bulog Mojokerto Aman hingga 2027

Aminudin Ilham - Jumat, 8 Mei 2026 19:30
Komisi IV DPR RI Pastikan Stok Beras di Bulog Mojokerto Aman hingga 2027
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Muhammad Habibur Rochman meninjau Komplek Gudang Bulog, Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Jumat (8/5/2026). (Foto: Aminudin Ilham)

MOJOKERTO - Stok beras di Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto dipastikan aman hingga tahun 2027. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Muhammad Habibur Rochman saat melakukan kunjungan kerja ke Komplek Gudang Bulog, Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Jalan RA Basoeni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (8/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Mojokerto itu didampingi Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra serta anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Partai NasDem. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok beras dan stabilitas harga bahan pokok menjelang sejumlah momentum besar keagamaan.

"Kita mengunjungi gudang Bulog yang ada di Kabupaten Mojokerto, ini kunjungan saya sebagai anggota DPR RI khususnya Komisi IV sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap ketahanan pangan nasional. Khususnya menghadapi momentum besar keagamaan, seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru," ungkapnya.

Ia menjelaskan, momen hari besar keagamaan seringkali memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran. Karena itu, pihaknya ingin memastikan stok beras di Gudang Bulog Mojokerto dalam kondisi aman. Hasilnya, stok beras di Gudang Bulog Mojokerto Aman untuk satu tahun kedepan.

Baca Juga :   DPRD Terima Kunker Komisi IV DPR RI, Serap Aspirasi PPL Rehab BPP dan Tunjangan

"Setelah kita lihat semuanya, Insya Allah dalam waktu satu tahun ke depan stok beras yang ada di gudang Bulog Kabupaten Mojokerto aman. Ini penting supaya masyarakat tidak panic buying atau merasa cemas menjelang momentum hari raya. Harga beras juga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap lonjakan harga pangan," katanya.

Selain itu, ia mengapresiasi capaian pemerintah dalam mewujudkan swasembada beras nasional. Menurutnya, target swasembada yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun, kini berhasil diwujudkan hanya dalam waktu sekitar satu setengah tahun. Stok beras seluruh Indonesia saat ini mencapai sekitar 5 juta ton lebih.

"Ini capaian luar biasa yang harus kita apresiasi karena sejak berdirinya republik ini, baru sekarang kita memiliki stok terbesar dalam sejarah dan berhasil mencapai swasembada beras. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama pemerintah, Kementerian Pertanian, Bulog serta dukungan TNI dan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional," tegasnya.

Menurutnya, capaian tersebut harus dipertahankan dan dijaga. Kedepannya, lanjutnya, target sebagai mitra dari Kementerian Pertanian, tidak hanya swasembada beras, namun juga swasembada gula, kedelai dan komoditas pangan lainnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk perhatian nyata terhadap penguatan sektor pangan nasional. Kunjungan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan Bulog Mojokerto dalam menjalankan penugasan pemerintah.

"Mulai dari penyerapan gabah petani, pengelolaan stok cadangan beras pemerintah, hingga distribusi pangan kepada masyarakat melalui program SPHP dan bantuan pangan," pungkasnya. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.