PACITAN - Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan kembali bagaimana kepemimpinannya menghadapi situasi krisis ekonomi global di masa lalu. Kenangan itu disampaikan pada saat Groundbreaking Goed President Hotel pada Sabtu, (29/11) siang.
Menurutnya, keberhasilan Indonesia saat itu tidak lepas dari kebersamaan seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, para ekonom, pelaku dunia usaha, hingga BUMN.
SBY menjelaskan, koordinasi dan kerja bersama tersebut menjadi kunci stabilitas ekonomi. “Kala kita bersatu dan bersama-sama, baik pemerintah pusat dan daerah, para ekonom, para pemimpin dunia usaha termasuk BUMN, semuanya onboard. Dengan kerja keras itu, dengan direction yang saya sampaikan selalu sebagai presiden, langkah-langkah penanganan krisis berjalan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa meski terdampak, ekonomi Indonesia tetap mampu bangkit. “Sejarah mencatat, ekonomi kita hanya turun satu tahun, dari 6 persen menjadi 4,6 persen. Tahun berikutnya naik lagi menjadi 6,1 persen dan tahun selanjutnya 6,5 persen,” lanjutnya.
Baca Juga : Sekolah Ambruk, Siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan Minta Bantuan Presiden
SBY menyebut keberhasilan masa itu sebagai bukti bahwa menghadapi krisis membutuhkan kebersamaan. Ia menyinggung bahwa hal yang sama kini berlaku di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. “Ini contoh yang baik. Dalam masa krisis, kita harus bersatu. Sekarang presiden kita adalah Prabowo Subianto,” kata SBY.
Ia menegaskan bahwa pemulihan ekonomi tidak pernah terjadi secara otomatis. “Tidak mudah, bukan autopilot. Tapi kerja keras bersama dengan visi, kebijakan, dan langkah-langkah yang jelas,” tegasnya.
SBY juga mengapresiasi peran dunia usaha yang menurutnya bekerja tanpa pamrih. “Banyak pemimpin dunia usaha bekerja siang dan malam tanpa buzzer, tanpa konten, karena itu kewajiban kita sebagai pemerintah. Dan hasilnya nyata,” tegasnya.
Baca Juga : Pesan SBY, Indonesia Tidak Ada Matahari Kembar dan Matahari Itu Sekarang Prabowo Subianto
Selain berbicara soal ekonomi, SBY menegaskan komitmennya bersama keluarga untuk berkontribusi bagi Jawa Timur dan khususnya Pacitan. “Saya bersama Mas Ibas dan Mas AHY akan menjadi bagian dari solusi dan kemajuan Jawa Timur serta Pacitan,” ujarnya.
Dalam sesi tersebut, SBY juga menyampaikan pesan khusus bernuansa politik yang dinilai memiliki makna tersendiri. Ia menegaskan dukungannya pada Presiden Prabowo.
“Pak Prabowo sahabat saya. Beliau presiden kita. Saya tahu niatnya baik, cita-citanya baik, tujuannya benar. Tentu ada masalah di sana-sini, tapi saya yakini beliau bisa mengatasinya,” kata SBY.
Baca Juga : 100 Tukang Becak Lansia di Jombang Terima Becak Listrik dari Prabowo Subianto
SBY kemudian menyelipkan kalimat yang menjadi sorotan. “Saya sebagai sahabat tentu akan menyampaikan jika ada sesuatu. Tetapi di Indonesia, matahari hanya ada satu, tidak ada matahari kembar. Dan matahari itu sekarang namanya Prabowo Subianto. Jika hubungan ini dijaga baik, insyaallah negara kita makin maju,” tutupnya. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan



















