SURABAYA - Menjelang Hari Raya Idulfitri, pesanan kue kering dan aneka roti mulai membanjiri dapur para pengrajin kue rumahan. Memasuki pekan ketiga Ramadan, tren peningkatan pesanan ini tidak hanya memberikan harapan keuntungan, tetapi juga membawa tantangan tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Di Jombang, Karyati, seorang pengrajin kue skala rumahan, mengaku mengalami peningkatan pesanan yang cukup drastis. Jika tahun lalu ia melayani 20 pelanggan dengan total 30 kilogram kue, tahun ini jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 30 pelanggan dengan total pesanan mencapai 40 kilogram.
"Produk yang paling banyak diminati adalah kue semprit, kuping gajah, dan stik bawang," ujar Karyati. Ia menambahkan bahwa untuk memenuhi target tersebut, dirinya memproduksi sekitar dua kilogram kue kering setiap harinya.
Tren serupa juga dirasakan oleh Rachmi, pemilik Nisa Lesha Bakery di Sidoarjo. Menjelang Lebaran tahun ini, ia mencatat pesanan mencapai 100 toples kue kering. Selain itu, usaha miliknya juga memproduksi 200 hingga 300 potong roti setiap hari dengan menu andalan roti pisang cokelat.
Baca Juga : Wapres Gibran dan Gubernur Khofifah Dukung UMKM Kendang Jimbe Blitar Go Global
Di balik meningkatnya antusiasme pasar, para pelaku UMKM dihadapkan pada tantangan kenaikan harga bahan baku utama seperti telur, mentega, dan gula. Kondisi ini memaksa para pengrajin untuk memutar otak agar bisnis tetap berjalan tanpa kehilangan pelanggan.
Demi menjaga keberlangsungan usaha, baik Karyati maupun Rachmi terpaksa melakukan penyesuaian harga jual:
- Karyati: Menyesuaikan harga dari Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram.
- Rachmi: Menambahkan harga jual sebesar Rp1.500 per potong produk.
Meski harus menaikkan harga, kedua pengrajin ini mengaku sangat berhati-hati dalam menentukan tarif baru. Mereka tidak berani melakukan lonjakan harga yang terlalu tinggi karena khawatir akan memberatkan daya beli pelanggan di tengah ekonomi saat ini.
Terlepas dari kenaikan modal produksi, para pengrajin tetap optimistis. Momen menjelang Lebaran selalu menjadi angin segar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet. Mereka berharap meningkatnya permintaan kue kering dan roti hari raya ini dapat memberikan keuntungan yang memadai sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan suguhan khas Lebaran. (Luluk Listiani)
Editor : Iwan Iwe



















