Menu
Pencarian

Perkuat Pelestarian Bahasa Jawa, BBP Jatim Libatkan 80 Guru dalam Bimtek Guru Utama Gelombang II

Portaljtv.com - Selasa, 28 April 2026 18:14
Perkuat Pelestarian Bahasa Jawa, BBP Jatim Libatkan 80 Guru  dalam Bimtek Guru Utama Gelombang II
pembukaan Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Jawa di Balai Bahasa pada hari pertama.

SURABAYA - Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBP Jatim) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Revitalisasi Bahasa Jawa Gelombang II hari pertama pada 27, April 2026. Kegiatan ini bertempat di Aula Cut Nyak Dien, BBP Jatim. Kegiatan ini diikuti oleh 80 guru jenjang SD dan SMP dari Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya.

Bimtek ini menjadi bagian dari program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara BBP Jatim dengan pemerintah daerah. Pada hari ini, kegiatan dihadiri pula oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dora Amalia; Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai; Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Puji Retno Hardiningtyas; serta Ketua Paguyuban Pengarang Sastra Jawa Surabaya, Rochmad Djoko Prakoso.

Kepala BBP Jatim, Puji Retno Hardiningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan untuk bahasa Madura di Situbondo dan Bondowoso. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga praktik langsung dan mengerjakan tugas dari para narasumber sesuai bidang masing-masing.

“Hari ini adalah Bimtek Bahasa Jawa Gelombang II untuk Kabupaten Sidoarjo, Gresik, dan Kota Surabaya yang diikuti 80 peserta. Setelah kegiatan ini, akan ada pemantauan untuk melihat sejauh mana hasil bimtek yang telah dilaksanakan,” ujar Retno.

Baca Juga :   Asal-Usul Bahasa Suroboyoan: Terasa Kasar Tapi Jujur

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa bahasa daerah memiliki peran penting sebagai simbol daerah dan identitas masyarakat.

“Menjaga bahasa daerah bukan sekadar menjaga kata-kata, melainkan juga menjaga sejarah dan budaya sebuah daerah,” ujarnya. Aries menilai penggunaan bahasa daerah saat ini perlu diperkuat melalui pendidikan, literasi, serta pemanfaatan teknologi.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dora Amalia. Dalam sambutannya, Dora menegaskan bahwa bahasa ibu merupakan jati diri bangsa. Oleh karena itu, menjaga bahasa daerah berarti menjaga jati diri bangsa. Ia juga menyampaikan, “Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan juga salah satu tahapan untuk menjalankan revitalisasi bahasa daerah.”

Pada hari pertama, dua narasumber hadir memberikan materi, yakni Mochammad Taukit dan Welly Suryandoko. Taukit sebagai narasumber pertama membawakan materi “Membaca dan Menulis Aksara Jawa” kepada para peserta. Taukit menjelaskan bahwa penulisan aksara Jawa berbeda dengan menulis menggunakan aksara latin.

“Menulis aksara Jawa harus disesuaikan dengan pengucapan atau pelafalan setiap kata. Meskipun kita menulis bahasa asing, penulisannya harus tetap disesuaikan dengan pengucapannya,” jelas Taukit.

Pada sesi selanjutnya, Welly Suryandoko menyampaikan materi “Melawak Tunggal” sebagai salah satu pendekatan kreatif dalam pembelajaran bahasa Jawa. Ia mengajak peserta memanfaatkan seni pertunjukan untuk menumbuhkan minat siswa terhadap bahasa daerah. Welly menjelaskan bahwa melawak tunggal itu sama seperti monolog karena seseorang berbicara sendiri di depan banyak orang (audiens).

“Kekuatan seorang pelaku pelawak tunggal meliputi ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan intonasi suara,” ujar Welly.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup setelah materi “Melawak Tunggal” selesai. Para peserta akan melanjutkan materi pada hari kedua besok, 28 April 2026. Setelah rangkaian bimtek selesai, BBP Jatim akan melakukan pemantauan kepada peserta guna melihat sejauh mana hasil bimbingan teknis dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru mampu mengimbaskan pengetahuan yang didapat dan menjadi penggerak utama dalam pelestarian bahasa Jawa di lingkungan pendidikan dan masyarakat. (*)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.