Legenda bulu tangkis Indonesia, Hendra Setiawan, melakoni peran barunya sebagai pelatih di Thomas Cup 2026. Edisi kali ini akan menjadi debut perdananya berpartisipasi di belakang lapangan.
Sebelumnya, Hendra menjadi andalan tim Thomas Cup dalam beberapa kali edisi. Sosok yang kini berusia 41 tahun ini juga bagian penting keberhasilan Indonesia menjuarai Thomas Cup 2020.
Kendati semasa aktif bermain menjadi andalan, Hendra mengakui bahwa sebagai pelatih mempunnyai tantangan tersendiri. Ia merasa lebih kompleks karena harus mengatur strategi sebelum mentas.
"Rasanya mungkin lebih susah kali ya, jadi pelatih kan harus nentuin nih. Kemarin sudah ngobrol dengan koh Anton, memetakan nanti siapa yang lawan ini, siapa yang turun," kata Hendra, dikutip dari situs PBSI.
Baca Juga : Fajar Alfian Terpilih Jadi Kapten Thomas Cup, Putri Kusuma Wardani Pimpin Tim Uber Cup 2026
"Kalau saat jadi pemain kan langsung saja siap main, ya main. Kalau ini kan harus lihat kondisi pemainnya juga, terus lawannya siapa, susahnya di situ," imbuh peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini.
Sejak pensiun pada Januari 2025 lalu, Hendra memang mulai terjun ke dunia kepelatihan. Kiprahnya dimulai di All England 2025 dengan menemani Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Meski terbilang baru sebagai pelatih, PBSI memercayai Hendra untuk menjadi bagian dari tim kepelatihan Thomas Cup 2026. Menurutnya, ini menjadi kesempatan untuk menambah pengalamannya.
Baca Juga : Jadwal Lengkap Tim Bulu Tangkis Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026
Dengan pengalaman matangnya sebagai pemain, Hendra diharapkan bisa memberikan motivasi dan membantu para pemain. Terlebih lagi, tim Thomas Cup 2026 diisi kombinasi senior dan junior.
"Pasti daya juangnya harus lebih lagi karena main tim hasil kita akan berpengaruh juga untuk lainnya. Tapi yang terpenting bagaimana lebih ke fokusnya masing-masing mereka," tuturnya menambahkan.
Editor : Khasan Rochmad



















