Menu
Pencarian

Piala Walikota Surabaya 2026: Ajang Bergengsi Cetak Atlet Juara dan Wujudkan Surabaya Kota Sport Tourism

Portaljtv.com - Rabu, 29 April 2026 12:17
Piala Walikota Surabaya 2026: Ajang Bergengsi Cetak Atlet Juara dan Wujudkan Surabaya Kota Sport Tourism
Piala Walikota Surabaya 2026: Ajang Begengsi Cetak Atlet Juara dan Wujudkan Surabaya Kota Sport Tourism

SURABAYA - Piala Wali Kota Surabaya 2026 kembali digelar sebagai ajang pembinaan atlet muda sekaligus wadah pencarian bibit unggul menuju kompetisi yang lebih tinggi. Dalam program diskusi "Dialog Khusus" yang tayang di JTV pada Selasa (28/04/26), bahwa tahun ini turnamen berlangsung semakin meriah dengan melibatkan 40 cabang olahraga dan sekitar 1.200 atlet.

Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kota Surabaya, Indriatno Heryawan, mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi sejak pelaksanaan dimulai pada 10 April lalu.

“Beberapa cabang olahraga sudah digelar dan antusiasme para atlet, mulai tingkat junior hingga senior, cukup bagus. Ini menunjukkan semangat atlet untuk terus berprestasi masih sangat kokoh,” ujar Indri.

Menurutnya, penyelenggaraan Piala Wali Kota tahun ini menjadi bagian penting dalam persiapan Surabaya menghadapi Porprov Jatim 2027, di mana Surabaya akan menjadi tuan rumah. “Di tahun ini ada sekitar 40 cabang olahraga. Artinya kami serius mempersiapkan atlet Kota Surabaya menghadapi Porprov 2027. Sebagai tuan rumah, tentu harus dipersiapkan jauh-jauh hari, baik fisik, mental, maupun pengalaman bertanding,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkot Surabaya bersama KONI terus melakukan pemantauan langsung di setiap pertandingan serta menyiapkan pembinaan lanjutan bagi atlet potensial.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Surabaya periode 2025-2029, Arderio Hukom, menilai banyaknya kompetisi akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang berprestasi. 

“Kami melihat ekspektasi sesuai harapan, baik dari segi jumlah maupun bakat. Karena KONI membutuhkan banyak kompetisi agar semakin banyak melahirkan atlet berbakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, atlet peraih medali pada Piala Wali Kota akan diprioritaskan masuk program pemusatan latihan cabang olahraga. Selain itu, pemantauan juga dilakukan melalui kejurprov dan kejurnas. “Kami mendata atlet-atlet yang mendapat medali untuk menjadi prioritas mengikuti puslatcab. Tapi filter bukan hanya dari sini, ada juga kejurprov dan kejurnas,” jelasnya.

Terkait target besar Surabaya di Porprov 2027, Arderio menegaskan seluruh pihak harus memiliki semangat juara, apalagi tampil di kandang sendiri. “Menjadi juara di rumah orang lain itu biasa. Tapi saat kita menjadi juara umum di rumah sendiri, itu akan terasa berbeda,” tegasnya.

Selain fokus pada prestasi, Surabaya juga memperkuat sarana olahraga. Indriatno menyebut saat ini terdapat lebih dari 400 fasilitas olahraga yang bisa dimanfaatkan masyarakat dan atlet untuk berlatih. “Semakin banyak fasilitas olahraga, semakin mudah masyarakat memanfaatkan ruang terbuka untuk berolahraga. Artinya kita memberi ruang bagi masyarakat untuk hidup sehat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga mendorong konsep sport tourism, yakni menjadikan event olahraga sebagai daya tarik wisata kota. “Mereka datang ke sini tidak hanya melihat pertandingan, tetapi juga melihat Surabaya seperti apa. Ini menjadi bagian dari paket sport tourism,” katanya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, KONI, perguruan tinggi, serta masyarakat, Piala Wali Kota Surabaya 2026 diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi atlet emas yang mampu mengharumkan nama Surabaya di tingkat nasional maupun internasional. (Amellia Ciello)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.