PROBOLINGGO - Momen libur sekolah membawa berkah bagi layanan CommuterLine SUPAS (Surabaya–Pasuruan–Probolinggo). Jumlah penumpang mengalami lonjakan signifikan, terutama pada akhir pekan. Sejak resmi beroperasi pada 1 Maret 2026, kereta komuter tersebut telah mengangkut sebanyak 57.800 penumpang.
Di Stasiun Probolinggo, rata-rata penumpang yang berangkat setiap hari selama masa liburan sekolah mencapai 300 hingga 400 orang. Sementara pada Sabtu dan Minggu, jumlahnya meningkat hingga 700 penumpang, menyesuaikan kapasitas tempat duduk yang tersedia.
Leza Arlan, Public Relation Manager KAI Commuter Indonesia, mengatakan tingginya mobilitas masyarakat selama libur sekolah menjadi faktor utama meningkatnya jumlah pengguna CommuterLine SUPAS.
"Selama momen libur sekolah terjadi peningkatan jumlah penumpang, terutama pada akhir pekan. Dari Stasiun Probolinggo rata-rata mencapai 300 sampai 400 penumpang per hari, sedangkan saat akhir pekan bisa mencapai sekitar 700 penumpang sesuai kapasitas tempat duduk yang tersedia," ujar Leza.
Baca Juga : Karnaval Budaya di Bangkalan Dipadati Siswa Selama Libur Sekolah
Menurutnya, sejak dioperasikan pada awal Maret lalu, CommuterLine SUPAS terus menunjukkan tren positif. Hingga memasuki bulan keempat operasional, total penumpang yang telah dilayani mencapai 57.800 orang.
"Angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mulai menjadikan CommuterLine sebagai salah satu pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau," tambahnya.
Salah satu daya tarik utama CommuterLine SUPAS adalah tarifnya yang sangat ekonomis. Penumpang hanya dikenakan biaya Rp8.000 untuk perjalanan Probolinggo–Surabaya maupun sebaliknya.
Baca Juga : Gledekan Tretes Jadi Wisata Adrenalin Isi Libur Sekolah
"Selain murah, fasilitas yang tersedia juga dinilai memadai. Seluruh gerbong telah dilengkapi pendingin ruangan (AC), kursi yang nyaman, hingga colokan listrik untuk mengisi daya telepon seluler selama perjalanan, "ulasnya.
Salah seorang penumpang, Nayla, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA), mengaku kini lebih sering pulang ke kampung halamannya di Probolinggo sejak hadirnya layanan CommuterLine SUPAS.
"Sekarang saya lebih sering pulang karena ongkosnya murah, cuma Rp8.000. Keretanya juga nyaman, ber-AC, bersih, dan jadwalnya memudahkan mahasiswa seperti saya," kata Nayla.
Baca Juga : Serunya Libur Sekolah Bermain Lori-Lorian di Perbukitan Madakaripura Probolinggo
Ia menambahkan, dibandingkan moda transportasi lain, Commuter Line memberikan kenyamanan lebih dengan waktu tempuh yang relatif stabil.
"Kalau naik kereta lebih tenang, tidak macet, jadi lebih hemat waktu dan biaya. Sangat membantu mahasiswa maupun masyarakat yang sering bepergian ke Surabaya," ujarnya.
Saat ini Commuter Line SUPAS terdiri dari enam gerbong, dengan kapasitas 106 tempat duduk di setiap gerbong. Dari Stasiun Probolinggo, kereta diberangkatkan dua kali setiap hari, yakni pukul 04.10 WIB dan 21.22 WIB.
Baca Juga : Kapan Libur Semester Genap 2026? Simak Jadwal dan Ide Kegiatannya
Melihat tingginya minat masyarakat, KAI Commuter juga mulai mengkaji pengembangan layanan ke wilayah lain.
"Dengan meningkatnya animo masyarakat menggunakan CommuterLine, kami akan mengkaji kemungkinan pengembangan layanan, termasuk penambahan rute menuju Jember dan Malang agar konektivitas transportasi di Jawa Timur semakin baik," pungkas Leza. (*)
Editor : M Fakhrurrozi


















