TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan menyiapkan infrastruktur pendukung berupa stasiun pengisian baterai guna mendukung program bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sebanyak 200 tukang becak di daerah tersebut dipastikan akan menerima bantuan tersebut.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyatakan selain mendistribusikan becak listrik, Pemkab juga merencanakan penyediaan fasilitas pengecasan gratis di sejumlah titik strategis. Lokasi prioritas antara lain kawasan stasiun, terminal, serta titik mangkal becak agar mudah diakses dan aman digunakan.
"Selain menyiapkan distribusi becak listrik, Pemkab Tulungagung juga merencanakan penyediaan fasilitas pengecasan gratis di sejumlah titik strategis," ujar Gatut.
Saat ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung telah melakukan koordinasi dengan PLN terkait penyediaan infrastruktur listrik dan akan melakukan survei lokasi titik pengecasan.
Baca Juga : Presiden Prabowo Kurbankan Pedrosa untuk Iduladha 2025
"Kami telah melakukan koordinasi dengan PLN terkait penyediaan infrastruktur listrik serta akan melakukan survei lokasi titik pengecasan," jelas Iswahyudi, Kepala Dinas Perhubungan Tulungagung.
Sementara itu, baterai becak listrik produksi PT Pindad diklaim mampu bertahan hingga empat jam operasional dan bergaransi enam bulan.
"Baterai juga bergaransi selama enam bulan, yang mana bila mengalami kerusakan bisa ditukarkan," jelas Dimas Ramdana Prasetyo, Koordinator Becak Listrik Yayasan GSN.
Baca Juga : Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Pangan Kepada 1000 KPM di Kota Malana
Bantuan becak listrik ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan tukang becak sekaligus mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan di Kabupaten Tulungagung. Penyerahan bantuan rencananya dilaksanakan pada Sabtu (10/1/2025). (Agus Bondan/Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri



















