NGAWI - Pasar Jadoel Tawun Ahad Legi kembali menjadi magnet wisata budaya bagi masyarakat Ngawi dan sekitarnya. Pasar bernuansa tempo dulu ini digelar di kawasan Taman Wisata Tawun, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, dan hanya berlangsung setiap Ahad Legi atau sekitar 35 hari sekali berdasarkan kalender Jawa.
Sejak pagi hari, kawasan pasar mulai dipadati pengunjung. Begitu memasuki area pasar, suasana tradisional langsung terasa kuat. Mulai dari kuliner, permainan tradisional, hingga barang-barang lawas seperti perabotan jadul, seluruhnya dikemas dalam atmosfer budaya yang hangat dan autentik. Nuansa tersebut membuat pengunjung seolah diajak kembali ke masa lampau.
Antusiasme pengunjung juga tercermin dari berbagai ulasan yang dituliskan di Google. Salah satunya Rino Cahya Pratama yang membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Pasar Jadoel Tawun.
“Parkir di depan gapura taman wisata bayar Rp5.000. Tempatnya ramai, masuk area wisata tapi kalau ke pasar gratis. Banyak jajan-jajanan jadul, tinggal pilih saja. Pembayarannya pakai uang biasa, tidak perlu tukar koin. Kalau ke sini lebih baik pagi, jangan siang,” tulis Rino Cahya Pratama dalam ulasan Google.
Baca Juga : Kebijakan Penataan Kios Tuai Reaksi, Pedagang di Kota Madiun Mengaku Tak Tahu Aturannya
Selain suasana pasar yang ramai, daya tarik lain datang dari para pedagang yang mengenakan pakaian tradisional berupa baju lurik khas Jawa, sehingga semakin memperkuat nuansa jadul di area pasar. Konsep ini menjadi ciri khas Pasar Jadoel Tawun Ahad Legi dibanding pasar tradisional pada umumnya.
Ulasan serupa juga disampaikan Nada Hilmi melalui Google Review. Ia menilai pasar ini memiliki keunikan tersendiri.
“Pasarnya sangat unik, penjual semuanya berpakaian adat Jawa. Makanan yang dijual semuanya makanan zaman dulu, vibes-nya Indonesia zaman dulu banget,” tulis Nada Hilmi.
Baca Juga : Tertibkan 590 Kios, Pemkot Madiun Cabut Izin dan Alihkan ke Pedagang Baru
Tak hanya belanja dan berburu kuliner, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan budaya serta permainan tradisional yang rutin digelar di area pasar. Lantunan musik Jawa yang mengalun lembut turut menambah keasyikan suasana dan memperkuat nuansa tempo dulu.
Pasar Jadoel Tawun Ahad Legi juga dikenal ramah di kantong. Beragam kuliner dan produk yang dijajakan dibanderol dengan harga terjangkau, sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan.
Dengan konsep yang konsisten dan jadwal yang terbatas, Pasar Jadoel Tawun Ahad Legi terus menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Ngawi. Selain menjadi ruang nostalgia bagi pengunjung, pasar ini juga turut menggerakkan perekonomian warga lokal melalui keterlibatan para pedagang dari masyarakat sekitar. (Amanda Dela)
Baca Juga : Berkunjung ke Kawasan Ijen Banyuwangi, Jangan Lupa Mampir ke Pasar Seni dan Jajanan “Jadoel”
Editor : Iwan Iwe



















