JEPARA - Pelatih Madura United, Carlos Parreira menyebut timnya kurang beruntung usai dikalahkan Persijap Jepara pada pekan 20 Super League 2025/2026. Laskar Sapeh Kerrab takluk dengan skor 1-0, Sabtu (7/2/2026) malam.
Menurut Carlos, Madura United sebenarnya bermain baik sepanjang pertandingan. Namun, timnya kebobolan melalui gol bunuh diri yang membuat Laskar Sapeh Kerrab harus menelan kekalahan
“Kami berusaha keras di babak pertama. Menurut saya, kami bermain sangat baik. Dan di babak kedua, kami juga mendorong tim untuk mencoba mendapatkan tiga poin,” kata Carlos.
“Kami tahu itu akan penting bagi kami. Kami melakukan beberapa perubahan. Kami memasukkan lebih banyak striker,” tegas juru taktik asal Brasil tersebut.
Baca Juga : Tim Sepak Bola Porprov Blitar Bakal Diperkuat Pemain Timnas Riski Afrisal
Setelah itu, Madura United masih mencoba untuk membobol ke gawang Persijap. Sayangnya, beberapa kali percobaan yang dilakukan belum berbuah gol.
“Kami mencoba mencari gol, kami membentur tiang gawang tetapi yang terpenting adalah gol yang tidak kami dapatkan,” tegasnya.
Sementara Riski Afrisal meminta maaf kepada suporter karena belum bisa meraih kemenangan. Ia berjanji untuk berbenah agar bisa meraih hasil lebih baik.
Baca Juga : Madura United Tetap Diperkuat Dua Penyerang Mudanya di Liga 1 2024/2025
“Ini bukan hasil yang kami inginkan. Mungkin saya bisa mengevaluasi diri sendiri dan tim untuk next game melawan Persis Solo,” jelasnya.
“Mohon maaf untuk suporter Madura Bersatu dan semoga kita bisa lebih baik lagi dan bisa naik lagi untuk posisi lebih aman di Liga 1,” tegasnya.
Editor : A.M Azany



















