Menu
Pencarian


Operasi SAR Hari Ketiga, Penyelam Hilang di Probolinggo Belum Ditemukan

Farid Fahlevi - Sabtu, 3 Oktober 2026 16:10
Operasi SAR Hari Ketiga, Penyelam Hilang di Probolinggo Belum Ditemukan
Tim SAR gabungan menyisir perairan Kalibuntu, Probolinggo, untuk mencari penyelam yang hilang saat evakuasi perahu tenggelam. (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Ismail (58), penyelam yang hilang saat berupaya mengevakuasi perahu tenggelam di perairan utara Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Memasuki hari ketiga pencarian, Sabtu (3/10/2026), petugas memusatkan penyisiran di sekitar lokasi perahu tenggelam yang menjadi titik terakhir korban terlihat.

Sejumlah penyelam diterjunkan untuk menyusuri area di sekitar badan perahu hingga kedalaman sekitar 40 meter. Selain pencarian di bawah permukaan, petugas juga memperluas penyisiran karena korban diduga dapat terbawa arus laut.

Operasi SAR melibatkan Satpolairud Polres Probolinggo, Basarnas, TNI AL, dan BPBD Kabupaten Probolinggo. Pencarian juga mendapat dukungan nelayan di sepanjang pantai utara Probolinggo. Nelayan dari wilayah Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending hingga Kota Probolinggo turut menyisir perairan.

Selain menyisir permukaan laut dan melakukan penyelaman di sekitar titik hilangnya korban, petugas bersama nelayan juga menebarkan jaring di sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat ditemukannya korban.

“Pencarian dilakukan melalui beberapa metode, yakni pengamatan visual di permukaan, penyelaman bawah air, serta penebaran jaring di sekitar lokasi dan area lain yang diduga berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban,” ujar Kasi Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa Aprianto.

Namun, hingga Sabtu sore, tim gabungan belum menemukan Ismail maupun tanda-tanda keberadaannya.

Sebelumnya, Ismail, warga Jalan Ikan Paus, Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo hilang saat melakukan penyelaman untuk membantu proses evakuasi perahu jenis lajur yang tenggelam di perairan utara Kalibuntu pada 1 Oktober 2026.

Sebelum hilang, Ismail turun ke laut dengan perlengkapan penyelaman, termasuk selang oksigen, tali, dan pemberat. Setelah hampir satu jam berada di bawah air, tim di atas kapal tidak lagi mendapatkan tanda keberadaan korban. Tali penyelam kemudian ditarik, tetapi tubuh Ismail sudah tidak lagi terikat pada tali tersebut.

Kasi Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa Aprianto mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, segera melaporkan kepada petugas jika menemukan korban. Ismail diketahui terakhir melakukan penyelaman dengan mengenakan baju selam. (*)

Editor : A. Ramadhan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.