PONOROGO - Kondisi Alun-Alun Ponorogo memprihatinkan. Ruang publik yang seharusnya menjadi wajah kota justru dipenuhi sampah di sejumlah titik, sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung.
Pantauan di lokasi menunjukkan sampah berserakan di berbagai sudut alun-alun. Tidak hanya itu, di bagian belakang tulisan ikon alun-alun juga terlihat tumpukan sampah dan barang bekas yang diduga dikumpulkan oleh pemulung.
Kondisi tersebut dinilai merusak estetika kota sekaligus mencoreng citra alun-alun sebagai ruang publik dan ikon kebanggaan masyarakat Ponorogo.
Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengimbau agar barang-barang rongsok yang menumpuk segera dipindahkan dari kawasan alun-alun.
Baca Juga : Pencurian Mobil Pick Up Bermuatan 5 Ton Gabah di Ponorogo Terungkap, Pelaku Ditangkap di Magetan
“Kami minta barang-barang rongsok segera dipindahkan agar tidak mengganggu keindahan dan fungsi alun-alun sebagai ruang publik,” ujar Lisdyarita.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama di fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas warga.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo, Sapto Utomo Tjipto Rahardjo, menegaskan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan.
“Kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Dibutuhkan kedisiplinan bersama untuk menjaga fasilitas umum tetap bersih,” tegas Sapto.
Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar kerja bakti massal yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) tampak bahu membahu membersihkan sampah di kawasan alun-alun.
Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan kebersihan dan kenyamanan alun-alun sebagai ruang publik yang layak dan membanggakan bagi masyarakat.
Editor : JTV Madiun



















