LUMAJANG - Kamis siang, mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggeruduk Markas Polres Lumajang. Aksi tersebut dilatarbelakangi oleh solidaritas atas dugaan penganiayaan terhadap kader PMII di Provinsi Riau yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian.
Selain itu, aksi mahasiswa juga menyoroti kinerja Polres Lumajang dalam menangani sejumlah kasus yang dinilai masih menyisakan banyak kejanggalan serta berlangsung lamban. Mahasiswa juga meminta jajaran kepolisian menekan angka kriminalitas dengan menuntaskan perkara yang melibatkan jaringan begal dan penadah.
Sementara itu, pihak kepolisian setempat menilai aksi mahasiswa tidak didukung oleh data yang akurat. Menurut kepolisian, pengungkapan kasus yang dilakukan jajaran Polres Lumajang telah berjalan secara maksimal dan sesuai prosedur.
Mahasiswa kemudian membubarkan diri setelah ditemui dan melakukan dialog dengan Kapolres Lumajang, Alex Sandy Siregar, beserta jajaran.
Editor : JTV Jember



















