TANGERANG - Pelatih Madura United, Carlos Parreira menanggapi kekalahan telak timnya dari Persita Tangerang. Ia mengakui bahwa anak asuhnya tampil kurang bagus, terutama di 20 menit awal.
Madura United ditaklukkan Persita dengan skor 4-1 di Stadion Indomilk Arena pada pekan 25 Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (07/03/2026) malam.
“Tim kami benar-benar tidak bagus selama 20 menit pertama, dan setelah itu kami melakukan perubahan,” kata Carlos Parreira usai pertandingan.
“Di babak kedua kami menjadi lebih kuat. Kami mencetak gol. Dan jika Anda memiliki semangat juang dan sikap yang sama di babak pertama, pertandingan tidak akan seperti ini,” tegasnya.
Baca Juga : Tekad Persik Keluar dari Situasi Sulit, Bidik Poin Penuh Lawan Persita
Carlos mengakui bahwa kekalahan ini membuat tekanan semakin kuat. Karena itu, ia berupaya agar sesegera mungkin keluar dari situasi tersebut.
“Semua orang merasakan tekanan karena tidak ada yang menyukai situasi ini. Para pemain, staf, semua orang bekerja keras untuk keluar dari situasi ini,” jelasnya.
“Ini bukanlah yang seharusnya terjadi, dan kami melakukan yang terbaik untuk keluar dari tekanan ini,” tegas Carlos.
Baca Juga : Persik Kediri Waspadai Duet Asing Persita: Rayco–Igor Bisa Jadi Ancaman
Sementara gelandang Madura United, Taufany Muslihuddin mengatakan bahwa ia bersama rekan setimnya sudah berupaya untuk tampil maksimal. Ia berharap bisa meraih hasil bagus di laga berikutnya.
“Babak pertama kita kebobolan empat gol dan kami tidak bisa menerima itu. Tapi di babak kedua kami mencoba untuk bisa bangkit dan hasilnya tidak memuaskan,” jelasnya.
“Semoga di pertandingan berikutnya kami bisa memenangkan pertandingan,” tandas Taufany.
Editor : A.M Azany

















