SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Peluncuran logo dilakukan dalam seremoni pembukaan Jatim Fest dan East Java Investmen Forum (EJIF) 2026 di Grand City Surabaya, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim, Plt Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur Horas V. M. Tarihoran, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono.
Logo Hari Jadi ke-81 Jatim mengusung tema Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan. Tema tersebut ditampilkan bersama angka 81 sebagai identitas utama peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur tahun ini.
Identitas visual tersebut menggambarkan Jawa Timur sebagai daerah yang kaya potensi, terus bergerak maju, memiliki daya saing, sekaligus mampu menjaga keberlanjutan pembangunan, ekonomi, prestasi, dan kehidupan masyarakat.
Baca Juga : Letusan Jadi Aktivitas Harian, Gunung Semeru Masih Berstatus Siaga Level III
Secara keseluruhan, angka 81 dalam logo terinspirasi dari angka delapan yang dikembangkan menjadi bentuk infinity atau simbol tak terhingga. Bentuk tersebut melambangkan kesinambungan, pergerakan tanpa henti, serta komitmen Jawa Timur untuk terus tumbuh dan unggul dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Sejumlah elemen khas Jawa Timur juga dimasukkan ke dalam angka tersebut. Gunung Semeru, sebagai gunung tertinggi di Jawa Timur, merepresentasikan kekuatan, harapan, dan tekad untuk terus mencapai posisi yang lebih tinggi atau unggul.
Elemen persawahan dan perkebunan, termasuk kopi dan teh, menggambarkan kekuatan sektor agrikultur Jawa Timur sekaligus kemakmuran dan kesuburan. Sementara elemen grafik ekonomi merepresentasikan pertumbuhan ekonomi, produktivitas, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : BPBD Jatim Mulai Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Api Karhutla Gunung Semeru
Logo tersebut juga menampilkan siluet manusia yang saling menyapa. Elemen ini menggambarkan kebersamaan, guyub rukun, keberagaman, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sebagai sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Pada bagian lainnya terdapat unsur laut yang menggambarkan luasnya potensi kekayaan alam maritim Jawa Timur yang berlimpah dan adaptif.
Kemudian, sayap dan medali berwarna emas merepresentasikan Jawa Timur yang terus melebarkan sayap, mempunyai nilai dan prestasi, serta mampu melahirkan generasi emas yang unggul.
Baca Juga : Masih Ada Dua Titik Api, Kebakaran Hutan Gunung Semeru Masih Berlangsung
Unsur budaya juga menjadi bagian penting dalam logo. Keris yang terbuka dari wadahnya mencerminkan identitas dan budaya Jawa Timur, sekaligus kebijaksanaan serta sikap berani menghadapi tantangan.
Sementara Batik Gedog melambangkan kekayaan budaya, ketekunan, dan konsistensi untuk menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang unggul.
Di bagian bawah logo terdapat Candi Wringin Lawang yang menggambarkan pintu gerbang dan keterbukaan Jawa Timur terhadap perubahan, inovasi, peluang, serta perkembangan zaman. Posisi gerbang di bagian dasar logo menegaskan semangat membangun masa depan dengan tetap berpijak pada akar budaya.
Baca Juga : Nekat Daki Semeru Lewat Jalur Ilegal Bermodal TikTok, Dua Pemuda Malang Sempat Hilang 3 Hari
Dengan tema Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan, logo Hari Jadi ke-81 tidak hanya menampilkan identitas daerah, tetapi juga merangkum potensi alam, ekonomi, sumber daya manusia, prestasi, serta kekayaan budaya Jawa Timur dalam satu identitas visual. Logo tersebut akan digunakan sebagai identitas visual rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, yang puncaknya diperingati pada 12 Oktober 2026. (*)
Editor : A. Ramadhan



















