MALANG - Aksi pencurian kotak amal berisi uang sekitar Rp4 juta terjadi di Masjid Asy Syifa, Jalan Danuri, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada Senin (13/7/2026) dini hari.
Tiga orang pelaku memanfaatkan kondisi pagar masjid yang tidak digembok untuk membawa kabur kotak amal tersebut menggunakan sepeda motor. Peristiwa ini baru disadari jemaah menjelang salat subuh sekitar pukul 04.30 WIB dan telah dilaporkan ke Polsek Sukun untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kehilangan kotak amal pertama kali diketahui oleh jemaah yang hendak melaksanakan ibadah subuh. Salah seorang jemaah menyadari bahwa tempat penyimpanan uang kas masjid tersebut raib dari lokasinya.
"Saat hendak salat subuh, jemaah yang biasa menjadi imam melihat kotak amal sudah tidak ada di tempatnya," ujar Ketua Takmir Masjid Asy Syifa, Damang Prayogo.
Baca Juga : Aksi Pencuri Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Diduga Beraksi di Empat Lokasi
Menyadari adanya kejanggalan, pengurus masjid segera memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Dari rekaman tersebut, terlihat komplotan pelaku mengangkut kotak amal berukuran besar menggunakan sepeda motor.
"Setelah diperiksa di CCTV, terduga pelaku memang terlihat. Namun, kami belum tahu pasti identitas mereka. Kotak amalnya langsung diangkut menggunakan motor," tambahnya.
Akses masuk yang longgar diduga menjadi faktor utama yang memudahkan para pelaku melancarkan aksinya. Pihak takmir menjelaskan bahwa pintu pagar luar sengaja tidak digembok untuk memudahkan akses jemaah yang ingin beribadah sewaktu-waktu.
Baca Juga : Terekam CCTV, Spesialis Pencuri Kotak Amal di Malang Beraksi Tenang Tanpa Rusak Gembok
"Pintu masjid tidak pernah dikunci rapat, hanya ditutup biasa agar jemaah tetap bisa masuk," tutur Damang.
Kondisi tersebut rupanya telah beberapa kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Peristiwa kali ini merupakan kasus pencurian kotak amal yang ketiga kalinya di tempat ibadah tersebut.
"Ini sudah kejadian yang ketiga kali. Pada kejadian pertama dan kedua kami belum memiliki CCTV. Baru setelah kejadian kedua kami memutuskan untuk memasang CCTV," pungkasnya. (Adiybah Fawziyyah)
Editor : Iwan Iwe

















