Balapan Grand Prix Belgia yang berlangsung pekan ini menyajikan drama penuh emosi dari awal hingga akhir. Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, berhasil mengunci kemenangan keenamnya musim ini sekaligus memperlebar keunggulan di puncak klasemen sementara.
Kemenangan Antonelli diraih di tengah insiden tabrakan dramatis dan kekacauan di area pit lane yang membuat Sirkuit Spa-Francorchamps kembali menjadi sorotan publik.
Ketegangan langsung terasa sejak lampu start padam. Melansir Sky Sports, George Russell mengalami masalah pada sistem deployment mobilnya di pertengahan lintasan lurus Kemmel. Hal itu membuatnya kehilangan tenaga tepat saat memasuki tikungan Les Combes.
Lewis Hamilton yang berada tepat di sisinya mengalami oversteer mendadak hingga bersenggolan dengan Russell. Benturan tersebut membuat Russell terpelanting ke area kerikil dan gagal finis (did not finish). Pengawas balapan (stewards) menilai Hamilton sepenuhnya bersalah dan menjatuhkan penalti lima detik.
Di lintasan, Max Verstappen sempat mencuri posisi terdepan dari Antonelli usai melakukan start apik di tikungan Eau Rouge, meski hanya bertahan sejenak. Situasi berbalik ketika Virtual Safety Car (VSC) dikerahkan pada lap ke-20 akibat ceceran serpihan di tikungan Blanchimont.
Berdasarkan laporan Motorsport.com, momen ini dimanfaatkan Ferrari untuk melakukan pit stop ganda bagi Charles Leclerc dan Lewis Hamilton secara efisien. Strategi tersebut sukses membawa Leclerc mengambil alih posisi terdepan dari Antonelli dan Verstappen.
Aksi Salip Antonelli dan Denda untuk Ferrari
Namun, keunggulan Leclerc tidak bertahan lama. Antonelli tampil klinis di sepuluh lap terakhir hingga berhasil menyalip kembali Leclerc dan mengunci kemenangan dengan keunggulan 1,9 detik. Max Verstappen mengamankan podium ketiga, sementara Hamilton finis di posisi keempat usai melewati Oscar Piastri menjelang akhir balapan.
Kekacauan tidak hanya terjadi di lintasan. Berdasarkan dokumen resmi Formula1.com, seorang mekanik Ferrari yang berupaya menyesuaikan sayap depan terserempet ban depan kanan mobil Hamilton saat baru dilepas dari boks. Mekanik tersebut sempat terjatuh, tetapi dipastikan tidak mengalami cedera serius.
Insiden tersebut langsung diselidiki stewards seusai balapan. Hasil investigasi menyimpulkan bahwa Hamilton tidak bersalah karena justru dirugikan secara teknis akibat keterlambatan tersebut. Kendati demikian, tim Ferrari tetap dijatuhi sanksi denda sebesar 30.000 euro (sekitar Rp528 juta), dengan 10.000 euro di antaranya ditangguhkan selama 12 bulan. (Naswa Thalita Zada)
Editor : Iwan Iwe



















