KOTA BATU - Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa mengajak Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batu memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan silaturahmi dan ngopi bareng bersama pengurus SPSI Kota Batu di Hotel Purnama, Jalan Raya Punten, Kecamatan Bumiaji, Sabtu (31/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan perwakilan pekerja untuk membangun komunikasi terbuka sekaligus menyerap aspirasi terkait dinamika ketenagakerjaan di Kota Batu.
Dalam sambutannya, AKBP Panji Gedhe Prabawa menegaskan, Polres Batu berkomitmen membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja dan serikat buruh.
Baca Juga : Diapresiasi Menaker, Program Magang Nasional BRI Cetak Ribuan Talenta Muda Siap Kerja

Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Sebagaimana program Bapak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat, serta program Bapak Kapolda Jawa Timur, Jogo Omah, kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami tidak memiliki kepentingan lain selain menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kota Batu,” ujar Panji.
Baca Juga : BRI dan SP BRI Sepakati PKB 2026-2028, Komitmen Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis
Ia juga menekankan pentingnya dialog dalam menyelesaikan persoalan hubungan industrial. Perbedaan pendapat maupun perselisihan ketenagakerjaan, kata dia, perlu disikapi melalui komunikasi yang baik dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum.
“Permasalahan itu pasti ada, tetapi kuncinya adalah komunikasi yang baik. Kami menghormati hak masyarakat, termasuk hak pekerja untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Tentu, dalam pelaksanaannya tetap harus memperhatikan aturan yang berlaku. Harapan kami, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan dialog dan komunikasi yang baik sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar,” tegasnya.
Panji menambahkan, karakteristik Kota Batu yang ditopang sektor pariwisata membutuhkan dukungan seluruh elemen, mulai dari pekerja, pengusaha, hingga pemerintah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga iklim usaha sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Sementara itu, Ketua SPSI Kota Batu Imam Syofi’i menyampaikan sejumlah kondisi dan tantangan yang dihadapi pekerja. Ia berharap komunikasi dan kolaborasi dengan Polres Batu dapat membantu mendorong hubungan industrial yang lebih baik, termasuk dalam penyelesaian persoalan ketenagakerjaan.
Imam juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap pemenuhan hak pekerja, salah satunya terkait pembayaran upah sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Batu menyambut baik masukan dari pengurus SPSI. Ia menyebut pertemuan semacam ini menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendengar langsung persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Direktur Hotel Purnama Willy Suhartanto turut menekankan pentingnya hubungan harmonis antara manajemen dan pekerja dalam menjaga keberlangsungan usaha.
Menurut Willy, komunikasi dan pendekatan kekeluargaan menjadi bagian dari upaya menyelesaikan persoalan di lingkungan kerja.
“Bagi kami, karyawan bukan sekadar bawahan, melainkan bagian dari keluarga. Dengan komunikasi dan saling menghargai, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Kami juga terus menjalin koordinasi dengan SPSI agar hubungan kerja tetap harmonis,” ungkapnya.
Melalui pertemuan tersebut, Polres Batu berharap sinergi dengan SPSI dan kalangan pengusaha semakin kuat. Komunikasi yang terbuka diharapkan dapat menjadi jalan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan sekaligus menjaga Kota Batu tetap aman dan kondusif. (Rafli)
Editor : JTV Malang



















