PROBOLINGGO - Kecelakaan di perlintasan Kereta Api kembali terjadi. Kereta Api Blambangan Ekspres jurusan Jakarta-Banyuwangi tertemper truk gandeng bermuatan pupuk di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Jum'at (01.00) dini hari.
Kerasnya tabrakan mengakibatkan gandengan truk hancur dan lokomotif mengalami kerusakan berat. Akibat kejadian, masinis mengalami luka berat usai kaki terjepit bodi loko.
Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Leces dan diteruskan ke Satlantas Polres Probolinggo. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi masinis dibantu warga setempat. Selanjutnya, masinis dievakuasi ke RSUD dr Mochammad Saleh Kota Probolinggo guna dilakukan perawatan medis.
Informasi yang didapat, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Ketika itu, truk nopol P 8793 UG yang disopiri Ali Luki Amir, warga Jember hendak mengirim muatan ke Gempol Pasuruan.
Baca Juga : KA Blambangan Ekspres Tertemper Truk di Probolinggo, Masinis Alami Luka Berat
Namun, saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba gandengan ditabrak KA Blambangan Ekspres yang hendak menuju Banyuwangi. Kerasnya tabrakan mengakibatkan gandengan truk hancur dan muatan tepung berhamburan.
Kejadian ini mengejutkan Deni Bagus Prasetyo, kernet truk. Pasalnya, kondisi palang perlintasan tidak tertutup dan tidak ada bunyi sirine.
"Saat kita melintas, palang dalam kondisi terbuka dan tidak ada bunyi sirine. Tiba-tiba ada kereta dan langsung menabrak gandengan," kata Luki.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen mengatakan, kecelakaan diduga akibat palang perlintasan tidak menutup.
"Kronologisnya Kereta Api Blambangan Ekspres melaju dari utara ke selatan. Namun, diduga palang perlintasan tidak menutup dan saat bersamaan melaju truk dari arah timur ke barat sehingga terjadi tabrakan," ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, masinis mengalami luka berat. Usai kejadian, KA Blambangan Ekspres melanjutkan perjalanan dengan lokomotif pengganti, sementara truk dievakuasi ke unit laka.
Saat ini, sopir truk dan penjaga perlintasan dimintai keterangan guna mengungkap penyebab kecelakaan. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















