BLITAR - Jembatan di Jalan Raya Bangle, Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar mengalami ambrol, Kamis (22/1/2026) sore.
Kerusakan jembatan cukup berat. Bagian tengah jembatan ambruk hampir sepenuhnya, sementara struktur sayap kanan dan kiri masih berdiri karena sebelumnya sempat diperkuat saat pelebaran jalan sekitar tahun 2020.
Meskipun terdapat kerusakan pada jembatan, para warga masih tampak berlalu lalang disekitar tersebut dan masih memaksa untuk melewati sisi luar bagian jembatan.
Jembatan yang berada di tikungan area persawahan Desa Bangle dan Desa Sawenter tersebut diduga karena adanya abrasi yang terjadi di pondasi bagian bawah pada bangunan jembatan, meski sebelumnya telah diberi papan penutup jalan, namun sejumlah pengguna jalan masih nekat untuk melewati sisi jembatan yang masih terlihat kokoh.
Baca Juga : Jembatan Penghubung Desa Ambrol, Pemotor Nekat Lewati Sisi Jembatan
Kepala dusun wilayah setempat, Didin Khudoifah mengatakan bahwa pemerintah desa yang ada di wilayah setempat, telah melakukan koordinasi dengan cara memasang barier serta penanda penutupan jalan di sekitar lokasi jembatan yang ambrol.
Sementara itu, Dinas PUPR bersama dengan BPBD Kabupaten Blitar juga telah melakukan peninjauan terhadap lokasi jembatan. Dari hasil pengukuran mereka, luas pada kerusakan jembatan yang mengalami ambrol mencapai delapan kali delapan meter persegi. Nantinya hasil dari perbaikan itu akan dilakukan menggunakan anggaran dari URC, dan dihimbau bagi masyarakat agar menjadi perhatian agar tetap berhati-hati saat melintas.
Jalur yang mengalami perawatan tersebut merupakan masuk ke area Jalan Kabupaten Blitar yang padat oleh lalu lintas.
Baca Juga : Demi Anak Sekolah Tidak Telat Warga Swadaya Bikin Jembatan Bambu
Saat ini warga berharap pembangunan pada jembatan yang ambrol tersebut agar segera diselesaikan guna aktivitas masyarakat yang ada disekitar wilayah tidak mengalami hambatan untuk mencari jalur melintas yang lebih jauh. (Cahya)
Editor : M Fakhrurrozi



















