SURABAYA - Pelaksanaan hari kedua Festival Kenduren 2026 yang mengusung tema "Pesta Durian dan Buah Unggulan Jawa Timur" berlangsung meriah di Livin Land Mandiri, Jalan Pemuda Nomor 23, Surabaya, Sabtu (7/2/2026). Ribuan pengunjung memadati area festival untuk menghabiskan malam akhir pekan bersama kerabat dan keluarga.
Varian durian unggulan dari berbagai daerah di Jawa Timur menjadi magnet utama pengunjung. Selain kualitas buah, lokasi yang strategis di pusat kota menjadi alasan tingginya antusiasme masyarakat sejak siang hingga malam hari.
Kolaborasi Strategis dengan Bank Mandiri
Tahun ini menandai tahun ketiga kolaborasi antara Festival Kenduren dengan Bank Mandiri sebagai sponsor utama. Kerja sama ini tidak hanya mencakup dukungan finansial, tetapi juga pemanfaatan kawasan Livin Land Mandiri sebagai venue resmi acara.
Baca Juga : Festival Kenduren JTV Dorong Durian Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur
Ketua Pelaksana Festival Kenduren 2026, Seger, menjelaskan bahwa kemitraan ini terus berlanjut karena adanya kesamaan visi dalam mendukung ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM.
“Bank Mandiri konsisten mendukung kami. Kehadiran mereka sebagai mitra sangat sejalan dengan visi kami dalam mengangkat potensi lokal, khususnya sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan,” ujar Seger.
Evaluasi dan Peningkatan Kualitas
Baca Juga : Inilah Beberapa Jenis Durian Terenak di Indonesia yang Wajib Dicoba
Festival Kenduren 2026 merupakan penyelenggaraan keenam sejak pertama kali digelar. Seger menyebutkan bahwa pemilihan lokasi di Livin Land Mandiri dilakukan berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya yang pernah bertempat di Graha Pena dan Maspion Square.
“Setiap tahun kami mengevaluasi kenyamanan pengunjung dan konsep acara. Kerja sama dengan Mandiri sangat membantu menjaga kualitas penyelenggaraan,” lanjut Seger, yang juga menggandeng JTV dan Jaritangan Production sebagai mitra pelaksana.
Terkait angka kunjungan, panitia menargetkan 1.000 hingga 1.500 orang per hari. Target tersebut konsisten tercapai sejak hari pertama pembukaan. “Cuaca yang mendukung membuat seluruh rangkaian acara berjalan maksimal,” tambahnya.
Baca Juga : Sah! Durian Merah Banyuwangi Ditetapkan Sebagai Indikasi Geografis Pertama di Indonesia
Dampak Nyata bagi Ekonomi Lokal
Selain menjadi ajang kuliner, festival ini terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku usaha di sekitar lokasi. Arnas, salah satu pelaku UMKM makanan di kawasan Livin Land Mandiri, mengaku omzetnya melonjak drastis.
“Selama Festival Kenduren ini, pendapatan kami meningkat sekitar tiga sampai empat kali lipat dibanding hari biasa. Pengunjung sangat ramai karena mereka biasanya datang membawa rombongan,” ungkap Arnas.
Baca Juga : Viral Durian Mentah di Pasar Changho Pedagang Sepi Pembeli
Meskipun saat ini peserta masih didominasi oleh pengepul dari Malang, Pasuruan, dan Jember karena kendala distribusi langsung dari petani, panitia tetap berkomitmen menjaga variasi durian yang dihadirkan. Ke depan, Festival Kenduren diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas kuliner sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Timur. (Dea Angelina)
Editor : Iwan Iwe



















